Final Copa Libertadores Digelar di Madrid, Dani Alves Sebut Memalukan - Kompas.com

Final Copa Libertadores Digelar di Madrid, Dani Alves Sebut Memalukan

Kompas.com - 01/12/2018, 19:30 WIB
Petugas keamanan bersiaga saat suporter River Plate meninggalkan Stadion Monumental di Buenos Aires, Argentina, Sabtu (24/11/2018). Pertandingan River Plate kontra Boca Juniors di leg kedua final Copa Libertadores ditunda karena suporter tuan rumah menyerang bus tim tamu.JAVIER GONZALEZ TOLEDO Petugas keamanan bersiaga saat suporter River Plate meninggalkan Stadion Monumental di Buenos Aires, Argentina, Sabtu (24/11/2018). Pertandingan River Plate kontra Boca Juniors di leg kedua final Copa Libertadores ditunda karena suporter tuan rumah menyerang bus tim tamu.

KOMPAS.com - Bek kanan Paris Saint-Germain, Dani Alves, tidak bisa percaya dengan keputusan Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) yang memindahkan laga leg kedua Final Copa Libertadores ke Kota Madrid.

Laga antara River Plate versus Boca Juniors itu terpaksa dilaksanakan di luar Argentina karena faktor keamanan.

Alves tidak setuju dengan keputusan itu karena dipastikan akan menggerus nilai sepak bola di dalamnya.

"Untuk saya, laga Boca Juniors melawan River Plate dilakukan di luar Amerika Selatan adalah hal yang paling memalukan yang pernah saya lihat," kata Alves dikutip dari situs web FourFourTwo, Sabtu (01/12/2018).

"Itu pendapat saya sebagai orang Amerika Selatan yang menyadari sepak bola hidup karena perasaan, semangat, dan sikap hormat," ujar Alves menambahkan.

Baca juga: Bus Boca Juniors Dilempar Batu, Carlos Tevez Mengamuk

Alves kemudian berharap Conmebol bisa mengubah keputusan itu sebelum terlambat.

"Saya dan penggemar lain tidak bisa melakukan apa pun saat ini. Mungkin ini adalah satu-satunya kesempatan melihat Boca Juniors versus River Plate di final. Semua itu sirna karena dipindahkan ke Eropa," ujar Alves.

"Sebagai orang Amerika Selatan dan pencinta sepak bola yang menjunjung persaingan sehat, saya punya hak dan kewajiban untuk berpendapat. Saya harap laga nanti tidak benar-benar digelar di Madrid," ujar pemain asal Brasil ini menambahkan.

Laga leg kedua ini sudah ditunda sebanyak dua kali. Mulanya, laga bertajuk Super Clasico ini akan digelar pada Sabtu (24/11/2018).

Namun, pertandingan harus batal karena bus pemain Boca Juniors mendapat serangan saat menuju Stadion Monumental.

Baca juga: Gila! Fan River Plate Ingin Selundupkan Flare ke Stadion Pakai Tubuh Anak Kecil

Akibat serangan itu, banyak pemain dan ofisial Boca Juniors terluka. Conmebol kemudian menjadwal ulang laga ini satu hari setelah insiden.

Kondisi para pemain Boca Juniors dan faktor keamanan membuat laga panas ini kembali ditunda.

Conmebol akhirnya memutuskan menggelar laga ini di stadion milik Real Madrid, Santiago Bernabeu, pada Minggu (9/12/2018) atau Senin dini hari WIB.

Hal ini tentunya merugikan River Plate yang tidak bisa bermain di kandang. Pada leg pertama, River Plate sukses menahan imbang Boca Juniors 2-2 di Stadion La Bombonera.



Close Ads X