Ditanya soal Timnas, Edy Tanya Wartawan, Percaya Dia atau Menpora?

Kompas.com - 28/11/2018, 12:17 WIB
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018).KOMPAS.com/Ferril Dennys Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018).

KOMPAS.com — Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi berkilah saat ditanya soal tuntutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang menunggu pertanggungjawaban atas merosotnya prestasi timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Imam Nahrawi mengatakan, PSSI harus memberikan pernyataan resmi kepada masyarakat terkait kegagalan timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018.

Menanggapi hal itu, Edy Rahmayadi mengeluarkan komentar tidak biasa saat ditanya wartawan.

Alih-alih memberikan penjelasan soal kegagalan timnas, Edy justru balik bertanya kepada wartawan apakah lebih memercayai dirinya sebagai Gubernur Sumatera Utara atau Menpora.

"Menpora? Memang Menpora bilang apa? Kalian lebih percaya sama Gubernur atau Menpora?" ujar Edy dilansir BolaSport.com dari Tribun Medan.

Kemudian para wartawan dengan tersenyum menjawab, "Dua-duanya, Pak."

Baca juga: 3 Pernyataan Kontroversial Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi

Mantan Pangkostrad itu pun kemudian membalas dengan tersenyum dan mengatakan kalau di Sumatra Utara (Sumut) lebih percaya dengan Menpora, lebih baik para wartawan pindah ke Jakarta.

"Kalau kau pilih dua-duanya pindah saja kau ke Jakarta, enggak usah di sini," tuturnya.

Edy Rahmayadi juga menyebut Menpora bukanlah orang yang bergelut di dunia politik, melainkan hanya mengatur olahraga.

"Menpora bukan menteri politik, bilang sama dia ya," katanya.

Sebelumnya, saat ditanyai soal kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018, Edy Rahmayadi menilai itu semua karena ulah para wartawan.

Baca juga: Belum Ada Agenda Ganti Edy Rahmayadi di Kongres PSSI

"Wartawan harus baik. Jika wartawan baik, timnasnya akan baik," tutur Edy Rahmayadi.

Timnas Indonesia meraih prestasi buruk di Piala AFF 2018. Menelan kekalahan dari Singapura dan Thailand, serta bermain imbang melawan Filipina, Tim Garuda harus tersingkir di fase grup.

Ini merupakan kegagalan ketiga timnas Indonesia lolos ke fase gugur sepanjang keikutsertaan di Piala AFF. (Deodatus Kresna Murti Bayu Aji)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X