Tevez Marah Saat Duel River Plate Vs Boca Junior Hampir Tetap Digelar

Kompas.com - 25/11/2018, 16:55 WIB
Striker Boca Juniors, Carlos Tevez. ALEJANDRO PAGNI/AFP/Striker Boca Juniors, Carlos Tevez.

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Penyerang Boca Juniors, Carlos Teves, marah dengan perlakuan dari Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) terkait insiden sebelum pertandingan melawan River Plate pada leg kedua final Copa Libertadores 2018.

Bus yang ditumpangi para pemain Boca Juniors dilempari batu saat menuju Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti, kandang River Plate, Sabtu (24/11/2018).

Pihak Conmebol dan panpel pertandingan sempat memaksa agar duel Boca versus River tetap lanjut. Hal tersebut menyulut emosi para pemain Boca, termasuk Carlos Tevez.

Baca juga: Akibat Serangan Supoter, Final Copa Libertadores Ditunda 

"Saya pikir apa yang dilakukan oleh Conmebol memalukan. Saya mengungkapkan ini atas nama saya sendiri. Jika seseorang ingin mengambil tindakan dari hal ini, lakukan saja, saya akan menerimanya," kata Tevez dilansir dari Four Four Two.

"Pablo Perez di rumah sakit dan mereka memaksa kami untuk tetap bermain. Itu memalukan. Padahal ada dua pemain Boca di rumah sakit," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, mantan penyerang Manchester United ini mengungkapkan bahwa jika insiden ini terjadi di Boca, maka trofi Copa Libertadores akan langsung diberikan kepada River.

"Saat ini, River akan melakukan apapun yang mereka inginkan. Jika ini terjadi di Boca, kami akan keluar dan River mendapatkan trofi ini," ujarnya.

Boca Juniors bertandang ke markas River Plate dengan bekal hasil imbang 2-2 pada leg pertama, 11 November. Duel ini juga sempat ditunda 24 jam karena lapangan stadion kandang Boca Juniors tergenang air.

Baca juga: Final Copa Libertadores Ditunda karena Air Membanjiri Lapangan dan Tribune Penonton

Boca Juniors dan River Plate dikenal sebagai dua tim dengan rivalitas tinggi di Argentina. Serangan suporter juga pernah terjadi saat kedua tim bertemu pada babak 16 besar Copa Libertadores, tiga tahun lalu.

Saat itu, laga dihentikan pada babak pertama karena suporter Boca Juniors menyerang pemain River Plate dengan gas merica. Akibat insiden ini, Boca Juniors didiskualifikasi sehingga River Plate meraih tiket ke perempat final tanpa perlu menuntaskan pertandingan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X