Kompas.com - 25/11/2018, 07:30 WIB
Para pemain timnas Indonesia merayakan kemenangan atas Thailand pada partai fase grup Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 7 Desember 2010. ADEK BERRY/AFPPara pemain timnas Indonesia merayakan kemenangan atas Thailand pada partai fase grup Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 7 Desember 2010.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain tim nasional Filipina, Philips Younghusband, punya kenangan tersendiri terhadap Indonesia, tepatnya saat dia tampil melawan Indonesia di dua leg semifinal Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Menurut Younghusband, pada 2010, tribune SUGBK penuh sesak oleh penonton, bahkan satu jam sebelum pertandingan. Ia menyebut jumlah penonton saat itu mencapai sekitar 88.000 orang.

Namun, kondisi tersebut diyakini Younghusband mungkin tak terjadi lagi di laga Indonesia versus Filipina, Minggu (25/11/2018) besok.

"Sekarang dengan stadion yang baru, yang kapasitasnya 76.000, mungkin besok (yang hadir) hanya 15.000," kata Younghusband dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (24/11/2018).

Baca juga: Piala AFF 2018, Pemain Filipina Selalu Senang Setiap Main di Indonesia

(Dari kiri ke kanan) Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti, pemain timnas Indonesia Fachrudin Aryanto, pemain timnas Filipina Philips Younghusband, dan pelatih timnas Filipina Sven Goran Eriksson saat konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (24/11/2018). Timnas Indonesia akan bertanding melawan Filipina dalam laga terakhir Grup D Piala AFF 2018 di SUGBK, Minggu (25/11/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi (Dari kiri ke kanan) Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti, pemain timnas Indonesia Fachrudin Aryanto, pemain timnas Filipina Philips Younghusband, dan pelatih timnas Filipina Sven Goran Eriksson saat konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (24/11/2018). Timnas Indonesia akan bertanding melawan Filipina dalam laga terakhir Grup D Piala AFF 2018 di SUGBK, Minggu (25/11/2018).

Dengan kondisi yang sudah berbeda itulah, Younghusband juga berharap hasil laga timnya melawan Indonesia juga akan berbeda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 2010, Filipina dua kali kalah dari Indonesia. Dua-duanya dengan skor 0-1.

"Saya harap dengan kami datang dengan tim dan gaya berbeda, hasilnya juga berbeda," ucap Younghusband.

Baca juga: Piala AFF 2018, Bima Sakti Janjikan Kemenangan pada Laga Terakhir

Indonesia dan Filipina akan bertanding dalam laga terakhir Grup B Piala AFF 2018 di SUGBK, Minggu (25/11/2018).

Pertandingan tersebut sudah tidak menentukan bagi Indonesia. Sebab, Indonesia dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2018.

Hal itulah yang memunculkan spekulasi bahwa SUGBK akan sepi penonton pada laga besok.

Baca juga: Piala AFF 2018, Indonesia Gugur, Tiket Lawan Filipina Tetap Laris

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen Haru Olimpiade Tokyo: Kala Atlet Qatar dan Italia Berbagi Emas di Final Lompat Tinggi

Momen Haru Olimpiade Tokyo: Kala Atlet Qatar dan Italia Berbagi Emas di Final Lompat Tinggi

Sports
Link Live Streaming Sepak Bola Olimpiade Tokyo - Meksiko Vs Brasil, Jepang Vs Spanyol

Link Live Streaming Sepak Bola Olimpiade Tokyo - Meksiko Vs Brasil, Jepang Vs Spanyol

Internasional
Setelah Olimpiade Tokyo, PBSI Diminta Pasang Target Tinggi di Paris 2024

Setelah Olimpiade Tokyo, PBSI Diminta Pasang Target Tinggi di Paris 2024

Badminton
Ketua MPBI Usai Greysia/Apriyani dan Ginting Raih Medali Olimpiade: Kebanggaan Buat Bangsa Kita

Ketua MPBI Usai Greysia/Apriyani dan Ginting Raih Medali Olimpiade: Kebanggaan Buat Bangsa Kita

Badminton
Tumpuan Kaki dan Posisi Lengan Saat Melakukan Lompat Jauh

Tumpuan Kaki dan Posisi Lengan Saat Melakukan Lompat Jauh

Sports
Klasemen Akhir Badminton Olimpiade Tokyo - China Juara Umum, Indonesia Peringkat 3

Klasemen Akhir Badminton Olimpiade Tokyo - China Juara Umum, Indonesia Peringkat 3

Badminton
Olimpiade Tokyo, Ganda Putri China Kagum dengan Kerja Keras Greysia Polii

Olimpiade Tokyo, Ganda Putri China Kagum dengan Kerja Keras Greysia Polii

Badminton
Program Panjang Barcelona dan Allianz

Program Panjang Barcelona dan Allianz

Liga Spanyol
Lambungan yang Baik dan Benar dalam Permainan Bola Kecil

Lambungan yang Baik dan Benar dalam Permainan Bola Kecil

Sports
Greysia Polii Kenang Momen Nyaris Pensiun Setelah Raih Emas Olimpiade

Greysia Polii Kenang Momen Nyaris Pensiun Setelah Raih Emas Olimpiade

Badminton
Jadwal Semifinal Sepak Bola Olimpiade, Brasil Vs Meksiko dan Jepang Vs Spanyol

Jadwal Semifinal Sepak Bola Olimpiade, Brasil Vs Meksiko dan Jepang Vs Spanyol

Sports
Medali Emas Greysia/Apriyani Jadi Kado Ulang Tahun Kemerdekaan RI

Medali Emas Greysia/Apriyani Jadi Kado Ulang Tahun Kemerdekaan RI

Badminton
Momen Haru Apriyani Rahayu Menangis di Pelukan Eng Hian Usai Raih Medali Emas

Momen Haru Apriyani Rahayu Menangis di Pelukan Eng Hian Usai Raih Medali Emas

Badminton
3 Rekor di Balik Medali Emas Greysia/Apriyani di Olimpiade Tokyo 2020

3 Rekor di Balik Medali Emas Greysia/Apriyani di Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Kokoh di Puncak, Indonesia 5 Medali

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Kokoh di Puncak, Indonesia 5 Medali

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X