Kata Bima Sakti, Wartawan Berperan Penting untuk Timnas Indonesia

Kompas.com - 24/11/2018, 19:40 WIB
Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti (kiri) didampingi pesepak bola timnas Evan Dimas (kanan) memberi keterangan pers menjelang laga lanjutan Piala AFF 2018 antara Thailand melawan Indonesia di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, Thailand, Jumat (16/11/2018). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayPelatih timnas Indonesia Bima Sakti (kiri) didampingi pesepak bola timnas Evan Dimas (kanan) memberi keterangan pers menjelang laga lanjutan Piala AFF 2018 antara Thailand melawan Indonesia di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, Thailand, Jumat (16/11/2018).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia, Bima Sakti, menilai wartawan berperan penting bagi timnas.

Sebab, melalui wartawanlah, masyarakat bisa mengetahui berbagai informasi dan perkembangan timnas, seperti saat Piala AFF 2018.

"(Peran wartawan) sangat besar karena dengan adanya teman-teman wartawan, informasi bisa disampaikan ke masyarakat sehingga kami lebih dikenal. (Informasinya) bisa diterima hingga ke daedah-daerah," kata Bima ditemui seusai sesi latihan timnas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (24/11/2018).

Baca Juga: Mantan Direktur Kompetisi PSSI Sindir Edy Rahmayadi soal Wartawan dan Timnas

Bima mengaku tak terganggu dengan wartawan. Sepanjang dilakukan pada waktu yang sudah diatur, Bima tak keberatan diwawancarai.

Mengenai kritik yang kadang disampaikan media, Bima menyebut itu sebagai hal yang wajar. Pasalnya, semua masyarakat Indonesia, tak terkecuali media massa, pasti ingin timnas berprestasi.

"Saya pikir semua media menginginkan prestasi yang bagus, menginginkan prestasi timnas yang lebih baik dari tahun ke tahun. Jadi, kita bisa saling membutuhkan," ucap Bima.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, mengaitkan wartawan dengan timnas Indonesia.

Dikutip dari Kompas TV, Edy menyinggung wartawan media massa juga punya peran terhadap prestasi timnas.

"Wartawannya harus baik, jika wartawannya baik, maka timnasnya baik," kata Edy pada Kamis (22/11/2018).

Baca juga: Cuplikan Video Komentar Ketua Umum PSSI yang Viral di Media Sosial

 

Pernyataan ini langsung viral bahkan sampai diberitakan oleh situs web Fox Sports Asia. Dalam artikelnya, Fox Sports Asia menyebut ucapan Edy itu tidak masuk akal.

Timnas Indonesia memang tampil kurang memuaskan di Piala AFF 2018. Dari tiga laga di Grup B, Indonesia hanya bisa meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan.

Baca juga: Piala AFF 2018, Bima Sakti Tertantang Kalahkan Racikan Sven-Goran Eriksson

Hasil itu membuat Indonesia gugur lebih cepat karena poin maksimal Indonesia jika menang atas Filipina di laga terakhir adalah enam.

Adapun tiga tim yang berpeluang lolos ke babak semifinal dari Grup B adalah Thailand (7 poin), Filipina (7) dan Singapura (6).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Liga Champions
AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

AC Milan Vs Liverpool - Meski Sulit, Tomori Yakin Rossoneri Bisa Lolos

Liga Champions
Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan 'Istimewakan' Indonesia

Pasca-insiden All England 2021, BWF Akan "Istimewakan" Indonesia

Badminton
Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

Pendaratan Telapak Kaki dalam Lari Jarak Menengah

Sports
Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

Variasi Gerak Dasar Lokomotor, Non-lokomotor, dan Manipulatif dalam Pencak Silat

Sports
H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

H-2 Timnas Indonesia Vs Kamboja, Skuad Garuda Jalani Latihan di Hotel

Liga Indonesia
Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

Piala AFF 2020 - Dua Pemain Malaysia Positif Covid-19, Timnas Indonesia Perketat Prokes

Liga Indonesia
Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

Penerima Asisst Egy Maulana Vikri Hengkang dari FK Senica

Liga Indonesia
PSG Vs Club Brugge -  Achraf Hakimi Tak Masalah Paris Runner Up Grup

PSG Vs Club Brugge - Achraf Hakimi Tak Masalah Paris Runner Up Grup

Liga Champions
Klasemen Piala AFF 2020, Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Klasemen Piala AFF 2020, Indonesia Masih di Bawah Malaysia

Liga Indonesia
Lawan Viking, Klub Norwegia Gunakan Jersey dengan QR Code Menentang Piala Dunia Qatar 2022

Lawan Viking, Klub Norwegia Gunakan Jersey dengan QR Code Menentang Piala Dunia Qatar 2022

Internasional
Teknik Dasar Bola Voli untuk Memukul Bola secara Keras

Teknik Dasar Bola Voli untuk Memukul Bola secara Keras

Sports
RB Leipzig Vs Man City - Hormati Kompetisi, Guardiola Tak Main-main

RB Leipzig Vs Man City - Hormati Kompetisi, Guardiola Tak Main-main

Liga Champions
Terungkap, Performa Lionel Messi Turun karena Cuaca Dingin

Terungkap, Performa Lionel Messi Turun karena Cuaca Dingin

Liga Lain
Kapan Terakhir Kali Barcelona Bermain di Liga Europa?

Kapan Terakhir Kali Barcelona Bermain di Liga Europa?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.