Indonesia Vs Filipina, Bima Antusias Hadapi Taktik Sven-Goran Eriksson - Kompas.com

Indonesia Vs Filipina, Bima Antusias Hadapi Taktik Sven-Goran Eriksson

Kompas.com - 24/11/2018, 13:35 WIB
Pelatih tim nasional Filipina Sven-Goran Eriksson (tengah).pff.org.ph (Philippine Football Federation) Pelatih tim nasional Filipina Sven-Goran Eriksson (tengah).

KOMPAS.com - Pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti, mengaku tidak sabar menantikan laga terakhir Grup B Piala AFF 2018 melawan Filipina, Minggu (25/11/2018).

Bima Sakti merasa sangat antusias dan tertantang beradu strategi dengan pelatih Filipina, Sven-Goran Eriksson.

Selain karena akan berhadapan dengan mantan pelatih timnas Inggris, kenangan pernah bermain di Sampdoria pada 1994 juga menjadi alasan Bima Sakti.

"Beliau masih ingat dengan kami ketika kami bersama-sama membela Sampdoria Primavera, terutama bersama coach Danurwindo dan ini tantangan buat kami," kata Bima Sakti dikutip dari BolaSport.com.

Baca juga: Bima Sakti Hiraukan Hastag Kosongkan GBK

Danurwindo yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI merupakan orang yang berjasa membawa Bima Sakti berkarier di Sampdoria.

Selain itu, dua asisten Bima Sakti saat ini, Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandi, juga merupakan alumnus Sampdoria Primavera.

Danurwindo membawa ketiganya ke Italia saat menjabat pelatih timnas Indonesia Primavera. Uniknya, pelatih Sampdoria saat itu adalah Sven-Goran Eriksson.

Harus berhadapan dengan mantan pelatihnya dulu, Bima Sakti mengaku punya keuntungan karena mengetahui karakter Eriksson.

"Mereka punya organisasi bagus, bagaimana kami mengenal coach Sven Goran Eriksson. Tadi banyak ngobrol sama kami tentang sepak bola Italia yang kami kenal, dengan pertahanan yang bagus," kata Bima Sakti.

Baca juga: Jawaban Singkat Luis Milla terhadap Kerinduan Suporter Timnas Indonesia

Penunjukan Eriksson dua pekan sebelum Piala AFF 2018 memang sangat mengejutkan. Filipina dinilai sangat serius untuk meraih trofi tertinggi sepak bola Asia Tenggara itu untuk pertama kalinya.

Sejauh ini, Eriksson menunjukan kinerja yang bagus. Filipina kini bertengger di peringkat kedua klasemen dengan koleksi tujuh poin, hasil dari dua kemenangan dan sekali imbang.

Eriksson dan Filipina hanya butuh satu poin di laga melawan Indonesia untuk mengunci satu tiket semifinal. (Mochammad Hari Prasetya)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X