Kompas.com - 16/11/2018, 16:05 WIB
Bek Khon Kaen FC, Rudolof Yanto Basna (kanan) mendapatkan pertolongan dari tim medis timnya saat menjamu Kasetsart FC pada laga pekan ke-22 Liga Thailand 2 2018, 29 Juli 2018. DOK. Khon Kaen FCBek Khon Kaen FC, Rudolof Yanto Basna (kanan) mendapatkan pertolongan dari tim medis timnya saat menjamu Kasetsart FC pada laga pekan ke-22 Liga Thailand 2 2018, 29 Juli 2018.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Timnas Indonesia akan melakoni laga tandang menghadapi Thailand pada penyisihan Grup B Piala AFF 2018, Sabtu (17/11/2018).

Dari dua laga yang sudah dijalani, timnas Indonesia mengalami satu kekalahan melawan Singapura 0-1 dan meraih satu kemenangan saat menghadapi Timor Leste 3-1 pada laga yang digelar di SUGBK pada 13 November 2018 lalu.

Menurut bek Rudolf Yanto Basna, yang kini bermain di Liga Thailand, pertandingan antara timnas Indonesia dan Thailand akan berjalan sangat seru karena Indonesia membutuhkan kemenangan agar dapat berjalan mulus melaju ke babak selanjutnya.

"Thailand pasti bermain dengan motivasi tinggi saat menghadapi Indonesia dan mereka juga bermain di kandang sendiri. Jadi, pertandingan besok pasti sangat alot," kata Yanto Basna yang baru saja mengumumkan telah menjalin kesepakatan untuk bermain di club Sukhotai FC, yang saat ini berlaga di Ligue 1 Thailand.

Baca juga: Yanto Basna Gabung Klub Kasta Tertinggi Thailand

Yanto Basna yang sebelumnya bermain di Khon Khain FC menyarankan agar timnas Indonesia tak boleh tertinggal terlebih dahulu karena hal itu dapat memicu semangat yang lebih bagi para pemain lawan.

Dia menilai pemain Thailand yang dapat mengganggu pertahanan Indonesia adalah Nurul Sriyanken, dengan kecepatan dan kecerdasannya di posisi dan sayap kanan, harus mampu diantisipasi bek kanan dan kiri Indonesia.

"Apalagi kita tahu posisi striker Thailand sangat berbahaya. Di laga melawan Timor Leste, ada enam gol yang dibuat oleh striker mereka. Makanya, saya sarankan agar pemain belakang kita tak boleh terpecah belah konsentrasinya," ujarnya. 

"Saya yakin, kalau teman-teman semua bekerja keras dan kompak secara bersama, pasti bisa mengatasi Thailand. Namun, yang terpenting semua harus dalam kondisi siap. Tak boleh lengah," kata Yanto Basna yang bermain di posisi belakang dan mendapat julukan Tembok Besar Thailand.

Baca juga: Yanto Basna Enggan Tuntut Sriwijaya FC soal Tunggakan Gaji Rp 50 Juta

Tak lupa, Yanto Basna meminta timnas untuk melakukan penyerangan dari sisi sayap kanan dan kiri dengan didukung pergerakan di tengah.

"Kita punya pemain sayap yang lincah dan cepat. Kalau hal itu kita manfaatkan dengan baik, saya pikir dapat menekan lawan," ujarnya.

"Hanya, kita tak boleh menyia-nyiakan sekecil apa pun kesempatan untuk menjadi gol," kata Yanto Basna yang juga pernah membela Persib Bandung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.