Diego Maradona Nilai Jose Mourinho Lebih Baik dari Pep Guardiola

Kompas.com - 15/11/2018, 10:01 WIB
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho (kiri) bercengkerama dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, seusai laga Derbi Manchester di Stadion Etihad, Manchester, pada Sabtu (7/4/2018).
BEN STANSALL/AFPPelatih Manchester United, Jose Mourinho (kiri) bercengkerama dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, seusai laga Derbi Manchester di Stadion Etihad, Manchester, pada Sabtu (7/4/2018).

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Legenda timnas Argentina, Diego Maradona, meyakini bahwa manajer Manchester United, Jose Mourinho, lebih baik dibandingkan manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Diego Maradona meyakini kualitas Jose Mourinho lebih baik daripada Pep Guardiola kendati Man United baru saja takluk 1-3 dari Man City pada pekan ke-12 Liga Inggris, Minggu (11/11/2018).

Bahkan Maradona berani mengatakan bahwa Mourinho adalah pelatih yang terbaik di dunia.

Baca juga: Kalah, Jose Mourinho Tak Lagi Hobi Salahkan Pemain Manchester United

"Bagi saya jelas, Mourinho adalah yang terbaik," kata Maradona, sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman Marca.

Apa yang dikatakan Maradona bukan tanpa alasan. Menurutnya, Mourinho memiliki struktur dasar strategi orisinil dari pikirannya sendiri.

Sementara itu, lanjut Maradona, Guardiola hanya memodifikasi gaya permainan tiki-taka yang ditemukan oleh pelatih Barcelona periode 1988-1996, mendiang Johan Cruyff.

Guardiola pernah merasakan gemblengan Cryuff di Barca mulai 1990 hingga 1996.

Baca juga: Man City Vs Man United, Timnya Kalah di Derbi, Mourinho Salahkan Laga Lawan Juventus

"Saya akan memberikan Pep wejangan tentang kemunculan tiki-taka yang Johan Cryuff berikan kepadanya," tutur pria berusia 58 tahun itu.

"Saya katakan berkali-kali dalam berbagai kesempatan bahwa tiki-taka bukan ditemukan oleh Guardiola, melainkan oleh 'Flaco' Cryuff," ucapnya menambahkan.

Aktor yang membawa timnas Argentina menyabet juara Piala Dunia 1986 itu juga menjelaskan mengapa Guardiola meraih kesuksesan di Man City, seperti gelar juara Liga Inggris musim lalu.

"Pada saat ini Pep bisa memilih pemain mana pun di dunia yang ia ingini. Itulah mengapa tiki-taka menjadi lebih mudah dimainkan," tandasnya. (Ahmad Tsalis Fahrurrozi)



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X