Cara Tim Terbaru Bersaing di Srikandi Cup - Kompas.com

Cara Tim Terbaru Bersaing di Srikandi Cup

Kompas.com - 11/11/2018, 09:19 WIB
Kapten tim basket putri Indonesia, Faizzatus Shoimah, bersiap melakukan free throw pada pertandingan perebutan posisi ketiga melawan China di GOR Amongraga, Kamis (13/9/2018).KOMPAS.com/Hanief Syafi Kapten tim basket putri Indonesia, Faizzatus Shoimah, bersiap melakukan free throw pada pertandingan perebutan posisi ketiga melawan China di GOR Amongraga, Kamis (13/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski berposisi sebagai tim terbaru kejuaraan bola basket putri Srikandi Club musim ini, Scorpio Jakarta punya cara untuk bersaing.

Sebagaimana diketahui, Scorpio Jakarta baru kali pertama ikut Srikandi Cup. Sementara, Tanago Jakarta,  GMC Cirebon, Sahabat Semarang, Merpati Bali, Flying Wheel Makassar, dan Tenaga Baru Pontianak adalah peserta langganan.

Total ada tujuh tim yang ambil bagian dalam kompetisi musim 2018-2019.

Sementara, juara bertahan musim 2017-2018, Surabaya Fever memilih absen pada kali ini. Yang juga absen adalah Merah Putih Samator Jakarta.

Bersaing

Konferensi pers pergelaran Srikandi Cup 2018-2019 di Jakarta (10/11/2018). Srikandi Cup memerlukan dukungan banyak sponsor.Srikandi Cup Konferensi pers pergelaran Srikandi Cup 2018-2019 di Jakarta (10/11/2018). Srikandi Cup memerlukan dukungan banyak sponsor.

Pada konferensi pers Srikandi Cup, Sabtu (10/11/2018) di Jakarta, pelatih kepala sekaligus pemilik Scorpio Jakarta, Budi Wardoyo mengaku optimistis bahwa timnya bisa bersaing.

"Meskipun kami berstatus pendatang baru," ujarnya.

(Baca: Ada Tujuh Tim Berebut Gelar Srikandi Cup Musim Ini)

Budi lebih lanjut menerangkan ada tiga pilar klub yang menjadi andalan. "Priscilla Annabel Karen dan Delaya Mania kembali setelah musim lalu memperkuat Tenaga Baru Pontianak," ujarnya.

Budi menambahkan, pilar timnya yang berikut adalah Chika. "Chika sebelumnya bermain untuk Sahabat Semarang."

Prestasi dan barometer

Suasana pertandingan Asian School Basket Ball Championship ke-8 antara tim basket putri Indonesia melawan tim basket putri China di GOR Among Raga, Minggu (9/9/2018).KOMPAS.com/Hanief Syafi Suasana pertandingan Asian School Basket Ball Championship ke-8 antara tim basket putri Indonesia melawan tim basket putri China di GOR Among Raga, Minggu (9/9/2018).

Budi mengingatkan, bola basket adalah olahraga yang mengandalkan kerja sama tim. "Maka secara kolektif antara pemain dan ofisial harus bisa bekerja sama untuk menyatukan semangat visi dan misi tim khususnya dalam menghadapi Srikandi Cup,” paparnya.

“Bermain di klub sendiri sudah pasti berbeda, karena saya sudah sering latih tanding bersama, jadi rasanya kita jauh lebih kompak dan sudah mengerti karakter antar pemain di lapangan," imbuh Priscilla Annabel Karen, yang juga pilar timnas putri di ajang Asian Games 2018.

Priscilla Annabel Karen menambahkan Srikandi Cup bisa terus berkembang sebagai wadah kompetisi basket putri Indonesia dengan kompetisi yang baik dan berimbas ke prestasi timnas putri ke depannya.

"Harapan saya juga, Srikandi Cup akan menjadi salah satu barometer kompetisi percontohan di Indonesia bahkan ASEAN," pungkasnya.



Close Ads X