Kompas.com - 07/11/2018, 12:20 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

SINGAPURA, KOMPAS.com - Tim nasional (timnas) Singapura dipastikan tidak akan diperkuat pemain naturalisasi pada Piala AFF 2018. Kondisi ini tentu berbeda dengan timnas Singapura di masa lalu.

Dilansir dari Goal.com, Selasa (6/11/2018), 23 pemain yang diumumkan pelatih timnas Singapura, Fandi Ahmad, tidak ada yang berstatus pemain naturalisasi.

Kondisi tersebut membuat Singapura kini berstatus underdog. Namun, Fandi tak mau ambil pusing dengan cap itu. Legenda sepak bola Singapura itu yakin anak asuhnya akan mampu berbicara banyak.

Dari 23 nama pemain yang sudah diumumkan Fandi, ada wajah-wajah baru seperti Jacob Mahler, Irfan Fandi, dan Zulqarnaen Suzliman. Mereka bersama pemain-pemain muda lainnya akan berkolaborasi dengan pemain senior seperti Shahril Ishak, Khairul Amri, dan Baihakki Khaizzan.

Shahril Ishak, Khairul Amri, dan Baihakki Khaizzan merupakan anggota skuad Singapura saat Juara Piala AFF 2004.

Baca juga: Jelang AFF 2018, Singapura Bawa 3 Pemain Saat Juara 14 Tahun Lalu

Pada Piala AFF 2018, Singapura berada satu grup dengan Indonesia, Thailand, Timor Leste, dan Filipina. Mereka akan melakoni laga perdana melawan Indonesia di Stadion Nasional Singapura, Jumat (9/11/2018).

Banyak yang menilai kondisi timnas Singapura saat ini sama seperti tahun 2012. Saat itu, skuad The Lions juga dinilai tidak meyakinkan untuk bisa berbicara banyak.

Namun, Singapura akhirnya bisa menjadi juara. Oleh karena itu, banyak penggemar yang berharap situasi kali ini bisa sama dengan enam tahun lalu.

Selama perhelatan Piala AFF, Singapura tercatat sudah empat kali meraih juara, masing-masing tahun 1998, 2004, 2006, dan 2012. Dari jumlah tersebut, tiga gelar terakhir melibatkan para pemain naturalisasi.

Sementara itu, Indonesia tercatat sudah sejak 2010 menggunakan pemain naturalisasi, diawali dengan masuknya Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim.

Pada Piala AFF 2018, Indonesia akan kembali diperkuat dua pemain naturalisasi, masing-masing Alberto Goncalves dan Stefano Lilipaly.

Baca juga: Fakhri Husaini Sebut Pemain Naturalisasi Bukanlah Solusi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.