Sterling Bisa Cetak Banyak Gol jika Perbaiki Penyelesaian Akhir

Kompas.com - 02/11/2018, 12:30 WIB
Pemain sayap Manchester City, Raheem Sterling, mencoba melepas tembakan saat dikawal dua pemain Arsenal pada pertandingan Premier League di Stadion Emirates, 12 Agustus 2018. AFP/GLYN KIRK Pemain sayap Manchester City, Raheem Sterling, mencoba melepas tembakan saat dikawal dua pemain Arsenal pada pertandingan Premier League di Stadion Emirates, 12 Agustus 2018.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Mantan penyerang Manchester City, Craig Bellamy, yakin bahwa Raheem Sterling berpotensi untuk mencetak 30 hingga 40 gol pada musim ini jika bisa membenahi penyelesaian akhir.

Bellamy percaya dengan kualitas Raheem Sterling bisa lebih produktif.

"Sterling akan mencetak gol lebih banyak musim ini. Dia akan menjadi lebih baik. Kami membicarakannya tahun lalu saat banyak kehilangan kesempatan, tetapi dia tetap mencetak gol," kata Craig Bellamy dikutip dari Sky Sports.

Baca juga: Manchester City Bisa Beli Cristiano Ronaldo dari Hasil Penjualan Pemain Akademi

"Dia akan mencetak banyak gol lagi tahun ini dan akan ada satu musim ketika dia bisa mencetak 30 atau 40 gol, selama dia selalu fit dan semua berjalan dengan baik," ujarnya.

Bellamy menambahkan, Sterling harus memperbaiki cara penyelesaian akhirnya. Menurut dia, penyelesaian akhir tidaklah harus melesatkan tendangan keras ke arah gawang.

"Raheem bukan penendang yang baik. Saat dia akan menendang, saya merasa tendangannya akan meleset. Dia harus terbiasa memperhalus penyelesaiannya," katanya.

"Thierry Henry adalah contoh yang sempurna. Jika dia bisa memperhalus penyelesaian dan berlatih tiap hari, saya yakin dia memiliki kecerdasan untuk melakukan itu," ujar mantan penyerang Liverpool itu.

Baca juga: Kevin De Bruyne Tak Bermain Penuh Kontra Fulham, Cedera Lagi?

Penyelesaian akhir Sterling musim ini memang kurang memuaskan. Hal itu dilihat dari catatan dari Squawka yang menyebutkan bahwa penyerang timnas Inggris itu mencetak empat gol setelah melesatkan 20 tembakan dari 8 laga Liga Inggris.

Itu berarti, ada 80 persen peluang yang diciptakannya menjadi sia-sia.




Close Ads X