Berbohong, Jang Dipecat dari Timnas Korea Selatan - Kompas.com

Berbohong, Jang Dipecat dari Timnas Korea Selatan

Kompas.com - 01/11/2018, 20:26 WIB
 Jang Hyun-soo Jang Hyun-soo

SEOUL, Kompas.com - Pemain belakang timnas Korea Selatan, Jang Hyun-soo terkena larangan memperkuat timnas seumur hidup serta denda karena terbukti memberi laporan palsu terkait dengan pembebasan wajib militer yang diperolehnya.

Setiap pria sehat Korea Selatan terkena wajib militer selama dua tahun, namun  untuk para atlet ada pembebasan bila mereka  mampu merebut medali emas di ajang olahraga sebesar Olimpiade atau pun Asian Games.

Namun meski dibebaskan, si atlet tetap wajib mengikuti latihan militer dasar selama empat pekan serta menjalani pelayanan sosial  selama tiga tahun sebagai ganti wajib militer.

Jang sendiri yang mencatat 58 cap bersama timnas membantu negaranya merebut medali emas di Asian Games 2014 di Incheon. Namun ia memgaku telah memalsukan data  tentang waktu yang telah diberikannya dalam melakukan pelayanan masyarakat.

Federasi sepakbola Korea (KFA) memutuskan menjatuhkan hukuman kepada pemain berusia 27 tahun yang diturunkan dalam tiga pertandingan timnas Korea Selatan pada Piala Dunia di Rusia, Juli lalu.

"Jang telah dinyatakan mendapat hukuman larangan bermain untuk timnas selamanya serta dijatuhi hukuman denda 30 juta won (sekitar Rp 400 juta)," kata jurubicara KFA, Kamis (1/11/2018).

Sebagai hukuman tambahan, kementrian olahraga Korea Selatan menambah wajib pelayan masyarakt selama lima hari kepada Jang.

Jang yang harus absen pada Piala Asia, Januari mendatang mengaku bersalah dan memintan maaf. Ia juga berjanji akan memenuhi kewajibannya pada pelayanan masyarakat. "Saya meminta maaf karena telah mengecewakan banyak orang denga tindakan memalukan seperti ini," kata Jang melalui siotus KFA.

Para atlet sepakbola Korea Selatan memang kerap memanfaatkan prestasi timnas negera tersebut untuk bisa menghindari wajib militer selama dua tahun. Salah satunya adalah striker Tottenham Hotspur, Song Heung-min yang mendapatkan keistimewaan tersebut setelah memeimpin negaranya meraih medali emas Asian Games 2018 yang berlangsung di Indonesia.



Close Ads X