Kompas.com - 01/11/2018, 16:05 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying mengembalikan bola ke arah pasangan asal Cina, Chen Yufei dalam partai final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/7/2018). Pebulu tangkis tunggal putri Taiwan Tai Tzu Ying menang dengan skor 21-23, 21-15 dan 21-9. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPebulu tangkis tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying mengembalikan bola ke arah pasangan asal Cina, Chen Yufei dalam partai final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/7/2018). Pebulu tangkis tunggal putri Taiwan Tai Tzu Ying menang dengan skor 21-23, 21-15 dan 21-9.

KOMPAS.com - Kegagalan meraih gelar juara French Open 2018 tak membuat Tai Tzu Ying kecewa. Pebulu tangkis tunggal putri asal Taiwan yang berstatus pemain nomor satu dunia tersebut tetap santai.

Tai gagal mempertahankan gelar turnamen level Super 750 tersebut setelah kalah 20-22, 21-17, 13-21 dari Akane Yamaguchi (Jepang) pada laga final yang digelar di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Perancis, Minggu (28/10/2018). Alhasil, peraih medali emas Asian Games 2018 ini harus puas jadi runner-up.

Baca Juga: Shi Yuqi Ungkap Betapa Berat Masa Transisi dari Pemain Junior ke Senior

Pada pekan sebelumnya, Tai mencatat prestasi yang bagus di Denmark. Dia menjadi juara Denmark Open 2018.

Menurut Tai, kalah-menang dalam sebuah pertandingan adalah hal wajar, apalagi kondisi persaingan tunggal putri dunia saat ini sangat ketat.

"Saya tidak terlalu memikirkan hal itu. Setiap pemain memiliki peluang untuk menang karena persaingan tunggal putri dunia saat ini sama ketatnya," ujar Tai yang dikutip BolaSport.com dari Taiwan News.

Meskipun hanya menjadi runner-up French Open 2018, Tai tetap menjadi pemain tunggal putri nomor satu dunia pada pekan ke-44. Hal ini lantaran selisih poin yang dimiliki Tai jauh melampaui pemain tunggal putri dunia yang lain.

Selain itu, kekalahan pada final French Open 2018 juga tidak membuat rekor kemenangan Tai atas Yamaguchi tersusul. Hingga laga final French Open 2018, Tai masih unggul 7-6 atas Yamaguchi sejak pertama kali berjumpa pada Japan Open 2013.

Selanjutnya, Tai akan tampil pada Fuzhou China Open 2018 yang berlangsung 6-11 November. Lawan pertama Tai pada turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut adalah Sayaka Takahashi dari Jepang. (Any Hidayati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.