Kompas.com - 30/10/2018, 12:25 WIB
Striker Manchester United asal Perancis, Anthony Martial, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam pertandingan Premier League di Old Trafford, Manchester, Sabtu (28/10/2017). OLI SCARFF/AFPStriker Manchester United asal Perancis, Anthony Martial, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam pertandingan Premier League di Old Trafford, Manchester, Sabtu (28/10/2017).

KOMPAS.com - Gelandang Manchester United, Nemanja Matic, menganggap naik turunnya performa Anthony Martial karena sang pemain tidak percaya diri dengan kemampuannya.

Menurut Matic, hal itu bisa berbahaya bagi masa depan Martial yang baru berumur 22 tahun.

"Martial adalah pemain hebat dan dia mulai sekarang harus menyadari hal itu. Dia hanya butuh kepercayaan diri," kata Nemanja Matic dikutip dari situs web Goal, Selasa (30/10/2018).

"Dia masih muda dan bisa berkembang. Jika dia bisa mencapai performa terbaik dalam waktu dekat, dia akan menjadi pemain terbaik di Liga Inggris. Terkadang saya pikir dia tidak percaya dengan kemampuan yang dimilikinya," ujar Matic menambahkan.

Baca juga: Anthony Martial Mungkin Bisa Tajam jika Bermain di Liverpool

Martial datang ke Old Trafford setelah diboyong Louis van Gaal pada awal musim 2015-2016. Di bawah Van Gaal, Martial dimainkan sebagai penyerang tengah. Martial cukup sukses pada musim perdana karena mencetak 17 gol.

Namun setelah kedatangan Jose Mourinho pada musim 2016-2017, penampilan Martial menurun drastis karena beberapa sebab.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Martial harus rela kehilangan nomor punggung 9 karena Mourinho mendatangkan Zlatan Ibrahimovic. Tidak hanya itu, Martial tidak banyak mendapat kesempatan bermain dan ketika turun lebih sering ditempatkan sebagai penyerang sayap kiri.

Baca juga: Bertahan atau Tinggalkan Manchester United, Semua Tergantung Anthony Martial

Pada musim kedua Mourinho, kondisi tidak berubah bagi Martial kendati Ibrahimovic mengalami cedera. Martial justru mendapat saingan baru dengan kedatangan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez.

Kabar yang berembus, Martial enggan memperpanjang kontrak karena ingin bermain reguler. Kontrak Martial tersisa satu tahun atau hingga Juni 2019 mendatang.

Raksasa Italia, Juventus, dikabarkan menjadi tim yang paling serius mengamati situasi kontrak Martial.



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X