Lopetegui Tambah Panjang Cerita Kelam Pelatih Spanyol di Real Madrid

Kompas.com - 30/10/2018, 09:00 WIB
Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, memberikan instruksi kepada anak-anak asuhnya dalam laga Piala Super Eropa kontra Atletico Madrid di Lillekula Stadium, Tallinn, Estonia pada 15 Agustus 2018. JAVIER SORIANO/AFPPelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, memberikan instruksi kepada anak-anak asuhnya dalam laga Piala Super Eropa kontra Atletico Madrid di Lillekula Stadium, Tallinn, Estonia pada 15 Agustus 2018.

KOMPAS.com - Pemecatan Julen Lopetegui menambah cerita kelam pelatih Spanyol di Real Madrid. Para pelatih lokal lengser dalam waktu singkat dan tak pernah memberikan trofi.

Madrid resmi mendepak Julen Lopetegui dari kursi pelatih pada Senin (29/10/2018). Kubu Madrid mengambil keputusan tegas sehari setelah kekalahan telak 1-5 di kandang FC Barcelona.

Baca juga: Petinggi Klub Tak Mau Jamin Masa Depan Julen Lopetegui di Real Madrid

Hanya 120 hari atau sekitar tiga bulan Julen Lopetegui mencicipi pos pelatih di El Real. Ia mencatatkan enam kemenangan, enam kekalahan, dan dua hasil seri dari 14 pertandingan bersama Madrid.

Pemecatan tersebut lantas memperpanjang tren negatif pelatih lokal di Madrid. Sebelum Lopetegui, lima pelatih terakhir asal Spanyol di Madrid tidak pernah bertahan lama dan bahkan tak bisa memberikan trofi.

Kisah dimulai dari Jose Antonio Camacho yang ditunjuk sebagai juru taktik Los Blancos pada Juli 2004. Baru dua bulan bertugas, ia mengundurkan diri menyusul serangkaian hasil buruk.

Selepas kepergian Camacho, tampuk kepelatihan diambil alih oleh Mariano Garcia Remon yang sebelumnya menjabat sebagai asisten. Bekas jebolan akademi Madrid itu dilengserkan setelah mendampingi Si Putih selama 101 hari. Tak ada gelar juara.

Pada Desember 2005, Real Madrid kembali menunjuk pelatih lokal dalam diri Juan Ramon Lopez Caro. Kerja sama kedua pihak hanya terjalin sampai Juni 2006 dan tak menghasilkan satu trofi pun.

Juande Ramos juga gagal memberikan gelar ketika memegang kemudi tim selama musim 2008-2009. Terakhir, ada sosok Rafael Benitez. Ia diangkat jelang bergulirnya musim 2015-2016.

Diharapkan bawa perubahan, eks pelatih Liverpool FC itu justru dipecat setelah tujuh bulan menjabat. Madrid menuai 17 kemenangan, lima  hasil seri, dan tiga kekalahan dalam 25 partai di bawah Benitez. (Ade Jayadireja)



Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Thomas dan Uber 2020, Membawa Trofi Pulang ke Indonesia

Piala Thomas dan Uber 2020, Membawa Trofi Pulang ke Indonesia

Badminton
Meski Gagal Jadi Top Skor, Ronaldo Punya Statistik Paling Apik Setelah Pandemi

Meski Gagal Jadi Top Skor, Ronaldo Punya Statistik Paling Apik Setelah Pandemi

Liga Italia
TC Timnas Indonesia di Bawah Shin Tae-yong Akan Digelar jika...

TC Timnas Indonesia di Bawah Shin Tae-yong Akan Digelar jika...

Liga Indonesia
Hasil MotoGP Ceko Ikut Pengaruhi Tanda Tangan Kontrak Valentino Rossi di Petronas

Hasil MotoGP Ceko Ikut Pengaruhi Tanda Tangan Kontrak Valentino Rossi di Petronas

Motogp
Barcelona Vs Napoli, Pengakuan Partenopei Sulit Dikalahkan

Barcelona Vs Napoli, Pengakuan Partenopei Sulit Dikalahkan

Liga Champions
Berita Transfer, Inter dan Man United Capai Kesepakatan soal Alexis Sanchez

Berita Transfer, Inter dan Man United Capai Kesepakatan soal Alexis Sanchez

Sports
Barcelona Vs Napoli, Bek Blaugrana Waspadai Kecepatan Dries Mertens

Barcelona Vs Napoli, Bek Blaugrana Waspadai Kecepatan Dries Mertens

Sports
Atalanta Vs PSG - Gasperini Siap Antar La Dea Ukir Sejarah, Lagi...

Atalanta Vs PSG - Gasperini Siap Antar La Dea Ukir Sejarah, Lagi...

Liga Champions
Legenda AC Milan Akui Ibrahimovic Ciptakan Perbedaan bagi Rossoneri

Legenda AC Milan Akui Ibrahimovic Ciptakan Perbedaan bagi Rossoneri

Sports
Kemitraan Rumah Taruhan di Liga Inggris Jadi Sorotan

Kemitraan Rumah Taruhan di Liga Inggris Jadi Sorotan

Liga Inggris
Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia Meninggal, PSSI Berduka

Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia Meninggal, PSSI Berduka

Liga Indonesia
Cerita Lewis Hamilton yang Jantungnya Nyaris Copot Saat Alami Pecah Ban di GP Inggris

Cerita Lewis Hamilton yang Jantungnya Nyaris Copot Saat Alami Pecah Ban di GP Inggris

Sports
Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satia Bagdja Ijatna Meninggal Dunia

Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satia Bagdja Ijatna Meninggal Dunia

Liga Indonesia
Selain Mario Gomez, Dua Orang Ini Juga Bisa Tinggalkan Arema FC

Selain Mario Gomez, Dua Orang Ini Juga Bisa Tinggalkan Arema FC

Liga Indonesia
Crystal Palace Ikat Kontrak Lagi dengan Rumah Taruhan

Crystal Palace Ikat Kontrak Lagi dengan Rumah Taruhan

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X