Liga 1, PSM Waspadai Kebangkitan Madura United

Kompas.com - 29/10/2018, 12:00 WIB
Pelatih Madura United Gomes de Olivera bersama dengan Bayu GatraKode Penulis : KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Pelatih Madura United Gomes de Olivera bersama dengan Bayu Gatra

PAMEKASAN, KOMPAS.com - PSM Makassar akan dijamu Madura United dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin (29/10/2018).

Laga ini sangat krusial bagi kedua tim. PSM ingin mengamankan posisinya di puncak klasemen sedangkan Madura United ingin bangkit setelah tanpa kemenangan dalm empat laga.

Pelatih PSM, Robert Rene Alberts, mengatakan bahwa kegagalan Madura United meraih poin penuh di kandang dan tandang, perlu diwaspadai. Kebangkitan Madura United di kandang, bisa menjadi ancaman.

Baca Juga: VIDEO - Detik-detik Helikopter Pemiilik Leicester City Lepas Landas Sebelum Jatuh dan Terbakar

"Madura United materi pemainnya bagus. Saya kira mereka perlu diwaspadai jika sampai bangkit dari kekalahan beberapa waktu yang lalu," ujar Robert dalam sesi wawancara di SGB, Minggu (28/10/2018) malam.

Robert juga tidak mau dipusingkan dengan trek rekor PSM yang belum pernah menang di kandang Madura United. Dia menganggap hal itu tak penting mengingat posisi PSM sedang berada di puncak klasemen dan membutuhkan kemenangan agar aman.

"Pertandingan yang lalu biarkan berlalu. Hari ini kami menatap kemenangan agar bisa meraih poin dan aman di puncak klasemen," imbuhnya.

Sementara itu pelatih Madura United, Gomes de Olivera, masih dipusingkan dengan belum pulihnya Greg Nwokolo dari cedera. Meskipun sudah ikut latihan, pihak dokter tim belum memberikan rekomendasi bagi pemain asal Nigeria itu.

"Kondisi Greg saya belum tahu pasti. Nanti saya tanya ke dokter tim apakah bisa dimainkan atau tidak," ujar Gomes.

Pemain Madura United, Slamet Nurcahyo, mengaku akan bermain dengan tempo tinggi untuk meraih poin penuh. Tidak ada hal terbaik bagi tim dan suporter selain memberikan kemenangan.

"Kami sudah siap dan akan bekerja maksimal demi mengamankan tiga poin. Kami tidak boleh seri, apalagi kalah," ungkap pria asal Sleman ini.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X