Sukses Asian Games Bukti Kemampuan Anak Muda Kreatif

Kompas.com - 27/10/2018, 09:02 WIB
Erick Thohir Erick Thohir

JAKARTA, Kompas.com - Pentas Opening Ceremony Asian Games 2018 nan megah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, yang mendapat pujian dari seluruh penjuru dunia tak hanya membuktikan bahwa Indonesia memang pantas sebagai tuan rumah pesta olahraga bangsa Asia itu.

Pertunjukan seni dan budaya dengan ragam kreatifitas yang memukau saat upacara pembukaan itu juga menunjukkan betapa dahsyatnya kemampuan anak-anak bangsa, terutama generasi muda dalam mengemas ide-ide cemerlang dan menuangkannya dalam showbiz yang ditonton tak kurang dari lima milyar pemirsa televisi.

Berangkat dari kemampuan hebat itulah, Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir berpendapat bahwa sudah waktunya generasi muda Indonesia yang kreatif dan penuh bakat diberikan ruang seluas mungkin agar ide-ide mereka mendapat panggung yang layak sehingga pengakuan terhadap mereka akan lebih mendunia dan juga bisa mengangkat nama Indonesia di fora internasional.

Hal itu diungkapkan Erick saat memberikan presentasi di pembukaan Idea Fest 2018 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (26/8/2018). Pembukaan Idea Fest yang sudah berlangsung sejak tahun 2011 itu dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Erick yang dalam presentasinya mengacu pada pencapaian di Asian Games 2018 menyatakan bahwa banyak sekali kalangan muda Indonesia yang memiliki daya kreatif, inspirasi, dan ide-ide cemerlang yang sebanding dengan para pesaingnya di luar negeri.

Opening Ceremony Asian Games 2018, Sabtu, (18/8/2018).
Inasgoc Opening Ceremony Asian Games 2018, Sabtu, (18/8/2018).

"Apa yang dipertontonkan di Opening Ceremony Asian Games 2018, lalu kemudian closing ceremony, serta kegiatan-kegiatan promosi juga sosialisasi selama Asian Games, menunjukkan bagaimana kualitas generasi muda Indonesia yang levelnya sudah mendunia. Oleh karena itu, jika Indonesia ingin lebih mengembangkan ekonomi kreatif dalam banyak sektor, maka kita harus memberi porsi dukungan yang besar, kebijakan yang luas, serta sarana yang mendukung agar ide kreatif mereka mendapat saluran yang baik,” jelasnya.

Erick bercerita, bahwa dalam mempersiapkan Asian Games 2018, tim penuh kreatif yang melibatkan banyak departemen di INASGOC, mulai dari OCC (opening and closing ceremony), komunikasi, promosi, hingga media and public relations sejak 2017 sudah membuat pentahapan agar gaung Asian Games 2018 tepat sasaran dan memuncak di hari H. Tahap-tahap yang meliputi awareness, education, engagement, experience, euphoria, hingga celebration merupakan hasil rancangan yang memuat ide-ide kreatif dan penuh terobosan sehingga mampu menjadikan Asian Games 2018 melebihi dari sebuah pentas olahraga semata.

“Energy of Asia yang menjadi tema Asian Games 2018 mampu diterjemahkan dan diperlihatkan di segala sektor sehingga siapapun yang melihat, menonton, dan terlibat di Asian Games 2018 lalu merasakan energy tersebut. Bahkan, pihak luar negeri pun mengakui dan ikut merasakan gelombang dari Energy of Asia,” tambah Erick.

Penciptaan kreatifitas tak hanya terbatas pada seni pertunjukan semata atau lewat official song, “Meraih Bintang” yang mendunia. Hasil karya seni rupa yang tertuang pada ketiga mascot Asian Games, yakni Bhin Bhin, Atung, dan Kaka, lalu desain medali yang diperebutkan, dan desain obor Asian Games 2018 juga memperlihatkan keunggulan ide anak-anak bangsa yang tanpa batas.

“Oleh sebab itu, karena kita sudah melihat hasil terbaik yang dibuat oleh anak-anak bangsa tersebut melalui Asian Games 2018, maka saya siap memberikan tempat dan juga membantu melalui network yang ada, agar setiap idea kreatif yang muncul dan layak mendunia tidak berhenti di tengah jalan. Saya juga yakin, pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo akan terus memperlebar kesempatan bagi pengembangan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat Ketua Olimpiade Indonesia (KOI) itu menambah, jika Asian Games 2018 bisa sukses karena melibatkan generasi muda yang kreatif, maka dengan melebarkan kesempatan pada mereka, bukan tak mungkin, peran anak bangsa akan lebih besar dan lebih baik jika Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah Olimpiade yang dibidik tahun 2032.

“Jika kesempatan itu datang, kita menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, maka saya yakin saat itu anak-anak bangsa akan berkreasi dengan lebih baik dan lebih hebat,” pungkasnya.

Idea Fest merupakan acara tahunan yang ditujukan untuk menghubungkan dan menginspirasi komunitas kreatif. Ajang ini membawa peserta untuk bertemu langsung dan mendapatkan inspirasi dari banyak tokoh dengan berbagai pencapaian di bidang kreatif.

IDEAFEST 2018 yang digelar pada 26 & 27 Oktober mengusung beberapa agenda, di antaranya konferensi, Ideatalks (workshop), Texpo (pameran), dan O2O Bazaar. Sedangkan tema yang diangkat adalah: ‘C’. We believe that success lead by the big capital ‘C’. Creative, Connect, Creation, Confident, Collaborate, Challenge, Chance.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inter Milan Kalah, Antonio Conte Kecewa dan Pertanyakan Kelayakannya Melatih Nerazzurri

Inter Milan Kalah, Antonio Conte Kecewa dan Pertanyakan Kelayakannya Melatih Nerazzurri

Liga Italia
16 Tunggal Putra Siap Berkompetisi di PBSI Home Tournament

16 Tunggal Putra Siap Berkompetisi di PBSI Home Tournament

Badminton
Bali United Masih Yakin dengan Peluang Mereka di Piala AFC 2020

Bali United Masih Yakin dengan Peluang Mereka di Piala AFC 2020

Sports
Peluang Juara Liga Italia Menipis, Inter Milan Fokus Amankan Zona Liga Champions

Peluang Juara Liga Italia Menipis, Inter Milan Fokus Amankan Zona Liga Champions

Liga Italia
Real Madrid 'Sering' Dibantu VAR, Presiden Barcelona Merasa Tak Adil

Real Madrid "Sering" Dibantu VAR, Presiden Barcelona Merasa Tak Adil

Liga Spanyol
Lin Dan Pensiun, Bagaimana Peta Persaingan Menurut Pelatih Tunggal Putra Indonesia?

Lin Dan Pensiun, Bagaimana Peta Persaingan Menurut Pelatih Tunggal Putra Indonesia?

Badminton
Colby Covington Pede Jadi Petarung Pengganti Gilbert Burns di UFC 251

Colby Covington Pede Jadi Petarung Pengganti Gilbert Burns di UFC 251

Sports
Chelsea Tidak Keder dengan Performa Man United Akhir-akhir Ini

Chelsea Tidak Keder dengan Performa Man United Akhir-akhir Ini

Sports
Ederson Sumber Kekalahan Man City, Pelatih Southampton Ungkap Hal Itu

Ederson Sumber Kekalahan Man City, Pelatih Southampton Ungkap Hal Itu

Liga Inggris
Dekati Real Madrid di Klasemen, Barcelona Belum Menyerah Kejar Gelar Liga Spanyol

Dekati Real Madrid di Klasemen, Barcelona Belum Menyerah Kejar Gelar Liga Spanyol

Liga Spanyol
Southampton Vs Man City, Hasenhuttl Tak Percaya Timnya Bisa Kalahkan The Citizens

Southampton Vs Man City, Hasenhuttl Tak Percaya Timnya Bisa Kalahkan The Citizens

Sports
Bartomeu Pastikan Lionel Messi Pensiun di Barcelona

Bartomeu Pastikan Lionel Messi Pensiun di Barcelona

Liga Spanyol
Ironi Man City: Usai Menang Telak atas Juara Liga, Kini Kalah dari Tim Papan Tengah

Ironi Man City: Usai Menang Telak atas Juara Liga, Kini Kalah dari Tim Papan Tengah

Sports
Napoli Vs Roma, Insigne Akui Gattuso Bawa Perubahan bagi I Partenopei

Napoli Vs Roma, Insigne Akui Gattuso Bawa Perubahan bagi I Partenopei

Sports
Gubernur Tokyo Terpilih Kembali, Bagaimana Nasib Olimpiade 2020?

Gubernur Tokyo Terpilih Kembali, Bagaimana Nasib Olimpiade 2020?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X