Tersandung Skandal, Cristiano Ronaldo Dibela Presiden Juventus

Kompas.com - 26/10/2018, 07:28 WIB
Cristiano Ronaldo hadir pada jumpa pers jelang laga Manchester United vs Juventus di Stadion Old Trafford, 22 Oktober 2018. AFP/OLI SCARFFCristiano Ronaldo hadir pada jumpa pers jelang laga Manchester United vs Juventus di Stadion Old Trafford, 22 Oktober 2018.

TURIN, KOMPAS.com - Presiden Juventus, Andrea Agnelli, menyatakan siap memberi bantuan dalam bentuk apa pun kepada Cristiano Ronaldo terkait dengan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan sang bintang.

Sejak kasus tersebut mencuat, Andrea Agnelli mengaku sudah berbicara secara personal dengan Cristiano Ronaldo. Dari hasil pembicaraan tersebut, Agnelli yakin jika pemainnya itu tidak bersalah.

"Ketika ada seseorang mendapatkan masalah, saya akan menemuinya dan bertanya langsung untuk menentukan sikap saya," kata Presiden Juventus itu seperti dikutip dari situs web Mirror, Jumat (26/10/2018).

"Saya sangat tenang, dan sudah berbicara empat mata dengan Ronaldo untuk mencari tahu. Perasaan saya sangat baik setelah itu dengan melihat perilaku Ronaldo dalam beberapa hari terakhir," ucap Agnelli.

Baca juga: Gara-gara Fan Ngebet kepada Cristiano Ronaldo, Manchester United Terancam Sanksi

Hingga saat ini, kasus yang diduga terjadi pada tahun 2009 itu belum selesai secara hukum. Dalam periode ini, Agnelli memastikan Ronaldo akan mendapatkan bantuan dalam bentuk apa pun dari Juventus.

"Ini adalah kasus pribadi. Saya berkata kepada Ronaldo jika saya dan Juventus akan siap membantu apa pun jika dibutuhkan," tutur Agnelli.

"Kami di sini untuk memberi dia dukungan. Semua elemen Juventus akan mendapatkan hal yang sama ketika mereka membutuhkan dan kami yakin dengan perilaku mereka," ucapnya menambahkan.

Kasus ini mencuat ke permukaan saat salah satu majalah Jerman, Der Spiegel, memuat pernyataan Kathryn Mayorga. Dalam artikel di Der Spiegel, Kathryn mengklaim Ronaldo telah memerkosanya di sebuah kamar hotel di Las Vegas pada 2009.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Terancam 10 Tahun Mendekam di Penjara Terkait Kasus Pemerkosaan

Wanita berusia 34 tahun tersebut dikabarkan telah membuat laporan perkosaan ke pihak kepolisian Las Vegas tak lama setelah insiden yang dituduhkan itu.

Pada 2010, Kathryn dilaporkan sudah menyelesaikan kasus itu bersama Ronaldo di luar pengadilan yang melibatkan biaya 375.000 dollar AS (sekitar Rp 5,601 miliar).

Nominal tersebut merupakan bagian dari kesepakatan agar kasus itu tidak dipublikasi. Pengacara Ronaldo, Christian Schertz, mengatakan bahwa laporan yang dimuat Spiegel ilegal.

Ronaldo juga sudah bersuara mengenai kasus ini. Dia membantah dan menyebut Kathryn telah membuat berita bohong untuk mendompleng ketenaran.



Sumber Mirror
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X