Raih Perak Para Bulu Tangkis, Ukun Tunjukkan Semangat Juang Tinggi - Kompas.com

Raih Perak Para Bulu Tangkis, Ukun Tunjukkan Semangat Juang Tinggi

Kompas.com - 13/10/2018, 13:23 WIB
Atlet para bulutangkis Indonesia Ukun Rukaendi (biru) tertunduk di lapangan setelah gagal mengembalikan bola dari lawannnya asal India, Pramod Bhagat dalam laga final nomor tunggal putra SL3 yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/10/2018). Dalam laga itu, Ukun harus mengakui keunggulan Pramod dengan skor 19-21, 21-15 dan 21-14. Kompas.com/Alsadad Rudi Atlet para bulutangkis Indonesia Ukun Rukaendi (biru) tertunduk di lapangan setelah gagal mengembalikan bola dari lawannnya asal India, Pramod Bhagat dalam laga final nomor tunggal putra SL3 yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/10/2018). Dalam laga itu, Ukun harus mengakui keunggulan Pramod dengan skor 19-21, 21-15 dan 21-14.

JAKARTA, KOMPAS.com - India untuk kedua kalinya mengandaskan harapan emas Indonesia di final cabang olahraga tunggal putra para bulu tangkis Asian Para Games 2018 yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/10/2018).

Kali ini melalui Pramod Bhagat yang mengalahkan Ukun Rukaendi dengan skor 19-21, 21-15, dan 21-14 di nomor tunggal putra SL3.

Sebelumnya, di lokasi yang sama, wakil Indonesia lainnya, Fredy Setiawan, takluk dari wakil India, Tarun Tarun, di final nomor tunggal putra SL4.

Walau demikian, Indonesia berhasil meraih emas setelah terjadi all Indonesian final di nomor tunggal putra SU4 dan ganda putra SU4.

Setelah itu, pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila dan Hary Susanto, berhasil menyumbang emas ganda campuran nomor SL3-SU5. 

Baca juga: Leani-Hary Sumbang Emas dari Ganda Campuran Para Bulu Tangkis

Pada laga final tunggal putra SL3, Ukun menunjukkan semangat juang yang tinggi. Dia beberapa kali jatuh bangun di lapangan menahan gempuran Pramod yang tampil impresif.

Pada gim terakhir, dia masih sempat memberikan perlawanan saat skor dalam posisi 19-9 untuk Pramod. Riuh dukungan suporter yang memenuhi tribune tak henti-hentinya diberikan untuk Ukun hingga akhirnya dia berhasil menambah poin.

Namun, Pramod akhirnya dapat menutup laga dengan skor 21-14. Meski kalah, Ukun tetap mendapat sanjungan tinggi dari penonton. Namanya bahkan sempat diteriakan berkali-kali dan membahana di seisi Istora.



Close Ads X