Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mantan Presiden Inter Sebut Juventus Masih Sulit Raih Treble Winners

Kompas.com - 13/10/2018, 09:45 WIB
M. Hafidz Imaduddin,
Tri Indriawati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mantan presiden Inter Milan, Massimo Moratti, mengaku tidak khawatir dengan semakin besarnya peluang Juventus meraih treble winners musim ini.

Bersama Moratti, Inter pernah meraih juara Liga Italia, Copa Italia, dan Liga Champions dalam satu musim yakni 2009/2010. Prestasi ini sangat spesial karena Inter menjadi satu-satunya tim Italia yang bisa melakukannya.

Di musim ini, Juventus berpeluang besar menyamai prestasi Inter. Moratti mengaku tidak khawatir Juventus menyamai rekor Inter karena hal itu sulit terjadi.

"Mengapa saya harus takut (Juventus meraih treble winners)?" kata Moratti dikutip dari Football Italia, Sabtu (13/10/2018).

"Rekor memang ada untuk dikalahkan dan akan disamai. Suatu saat itu pasti terjadi. Tetapi untuk sekarang itu tidak mungkin," ucap Moratti menambahkan.

Baca juga: Mantan Juru Transfer Juventus Gabung Inter Milan, Massimo Moratti Senang

Meski begitu, Moratti tidak malu mengakui Juventus adalah tim terbaik Italia saat ini.

"Saat ini mereka (Juventus) tidak terkejar di Liga Italia. Level mereka sudah sangat jauh dan sulit untuk menyamainya," kata Moratti.

Dalam empat musim terakhir, Juventus tampil sangat mendominasi di kompetisi Italia. Juventus selalu berhasil mengawinkan gelar Liga Italia dan Copa Italia.

Meski berhasil menguasai Italia, Juventus bernasib tidak baik ketika bermain di Liga Champions.

Baca juga: Top Scorer Inter Milan, Mauro Icardi Sejajar dengan Christian Vieri

Tim asal kota Turin ini kalah dua kali di final Liga Champions dalam empat musim terakhir.

Uniknya, dalam dua final tersebut Juventus kalah dari raksasa Spanyol, Barcelona pada 2015 dan Real Madrid dua musim setelahnya.

Di musim ini, Juventus berharap kepada tuah Cristiano Ronaldo untuk bisa meraih juara Liga Champions dan treble winners. Keberhasilan Ronaldo meraih juara Liga Champions dan top skor turnamen dalam tiga musim berturut-turut menjadi alasannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ungkapan Saling Support Bomber Persib DDS-Ciro, Jadi 11 Pemain Terbaik APPI

Ungkapan Saling Support Bomber Persib DDS-Ciro, Jadi 11 Pemain Terbaik APPI

Liga Indonesia
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Perketat Pengamanan Hotel Tempat Timnas Menginap

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Perketat Pengamanan Hotel Tempat Timnas Menginap

Timnas Indonesia
Aston Villa Perpanjang Kontrak Unai Emery

Aston Villa Perpanjang Kontrak Unai Emery

Liga Inggris
Martial Ucap Selamat Tinggal ke Man United: Emosional, MU Selalu di Hati

Martial Ucap Selamat Tinggal ke Man United: Emosional, MU Selalu di Hati

Liga Inggris
368 Siswi Ikut Turnamen Sepak Bola Putri di Jakarta

368 Siswi Ikut Turnamen Sepak Bola Putri di Jakarta

Liga Indonesia
Latihan Timnas Malaysia Dijaga Ketat Polisi Imbas Kasus Penyerangan ke Pemain

Latihan Timnas Malaysia Dijaga Ketat Polisi Imbas Kasus Penyerangan ke Pemain

Internasional
Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Disembunyikan di Tempat Rahasia

Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Disembunyikan di Tempat Rahasia

Liga Indonesia
Man United Terancam Dilarang Main di Liga Europa Musim Depan

Man United Terancam Dilarang Main di Liga Europa Musim Depan

Liga Inggris
Saat Rashford Berhenti Main Media Sosial demi Kesehatan Mental

Saat Rashford Berhenti Main Media Sosial demi Kesehatan Mental

Liga Inggris
Final Liga Champions Bikin Ancelotti Stres, Don Carlo Perlu Salmon dan Pasta

Final Liga Champions Bikin Ancelotti Stres, Don Carlo Perlu Salmon dan Pasta

Liga Champions
Jadwal Singapore Open 2024: Ahsan/Hendra Vs Fikri/Bagas, Gregoria Siap Beraksi

Jadwal Singapore Open 2024: Ahsan/Hendra Vs Fikri/Bagas, Gregoria Siap Beraksi

Badminton
Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania: Dua Kategori, Harga Rp 250.000

Tiket Timnas Indonesia Vs Tanzania: Dua Kategori, Harga Rp 250.000

Timnas Indonesia
Al Nassr Vs Al Ittihad, Ronaldo Cetak Sejarah, Faris Najd Berjaya

Al Nassr Vs Al Ittihad, Ronaldo Cetak Sejarah, Faris Najd Berjaya

Liga Lain
De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

De Rossi Minta AS Roma Contoh Atalanta

Liga Italia
Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Masa Depan Ten Hag di MU Tak Pasti, Sir Jim Ratcliffe Kepincut De Zerbi

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com