Alasan Southgate Ganti Skema Tiga Bek Inggris Saat Jumpa Kroasia

Kompas.com - 13/10/2018, 06:33 WIB
Manajer Inggris, Gareth Southgate, mengamati permainan anak asuhnya dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Lithuania pada  26 Maret 2017. 
Glyn KIRK / AFPManajer Inggris, Gareth Southgate, mengamati permainan anak asuhnya dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Lithuania pada 26 Maret 2017.

KOMPAS.com - Pelatih Inggris, Gareth Southgate, menjabarkan alasan mengubah skema tiga bek andalannya saat pertandingan melawan Kroasia, di Stadion HNK Rijeka, Jumat (12/10/2018) atau Sabtu (13/10/2018) dini hari WIB.

Pada laga bertajuk UEFA Nations League Liga A Grup 4 itu, Southgate memainkan skema empat bek dalam formasi 4-3-3. Southgate mengaku menggunakan strategi ini untuk memaksimalkan peran dua bek sayap Inggris.

"Pada laga ini kita melihat John (Stones) dan Harry (Maguire) membangun serangan dari belakang dan Eric (Dier) sedikit lebih ke depan," ucap Southgate dikutip dari Four Four Two.

"Itu artinya kami bisa menempatkan dua bek sayap kami lebih tinggi. Itu sangat bagus karena kami punya banyak opsi saat menyerang. Ketika kami tanpa bola, kami bisa menekan lebih tinggi dan lebih dekat dengan gelandang lawan," kata Southgate menambahkan.

Baca juga: UEFA Nations League - Kembali Gagal Menang, Inggris dan Kroasia Rentan Terdegradasi

Lebih lanjut Southgate menjelaskan strategi ini dicoba setelah melakukan evaluasi dalam dua laga sebelumnya.

Tidak hanya itu, pemain Inggris yang kini banyak berposisi sebagai sayap juga menjadi alasannnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya melihat dalam dua laga terakhir kami selalu kesulitan ketika tidak sedang memegang bola. Saya juga melihat beberapa pemain muda kami adalah pemain sayap dan gelandang tengah," kata Southgate.

"Hal itu mendukung sistem ini. Saya pikir kami harus berpikir terbuka untuk mencoba strategi lain. Tetapi saya pikir para pemain kami menjalankan strategi baru ini dengan sangat baik," ujar mantan pelatih Middlesbroug ini.

Baca juga: Gantikan Sterling Kontra Kroasia, Eks Manchester City Ini Jadi Pemain Termuda Kedua Timnas Inggris

Strategi ini memang terlihat cukup berhasil meski hasil akhir laga imbang tanpa gol.

Inggris total mencetak enam peluang yang tiga di antaranya tepat sasaran. Enam peluang itu termasuk dua kali tembakan yang menghantam mistar.

Selanjutnya, Inggris akan berhadapan dengan Spanyol di laga ketiga Liga A Grup 4 pada Senin (15/10/2018).



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
'Cocoklogi' Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade dengan Perayaan 17 Agustus 2021

"Cocoklogi" Perolehan Medali Indonesia di Olimpiade dengan Perayaan 17 Agustus 2021

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X