Jaenal Aripin Persembahkan Medali Perak untuk Keluarga - Kompas.com

Jaenal Aripin Persembahkan Medali Perak untuk Keluarga

Kompas.com - 12/10/2018, 14:16 WIB
Atlet difabel Indonesia, Jaenal Aripin, memacu kursi roda balap saat test event Para Games Invitational Tournament di Stadion Madya Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Atlet difabel Indonesia, Jaenal Aripin, memacu kursi roda balap saat test event Para Games Invitational Tournament di Stadion Madya Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

KOMPAS.com - Atlet para atletik Indonesia, Jaenal Aripin, menangis haru usai mendapatkan medali perak dalam laga final nomor kursi roda 200 meter kategori T54 putra Asian Para Games 2018.

Laga final tersebut berlangsung pada Jumat (12/10/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Jaenal mencatatkan waktu 26,21 detik untuk dapat medali perak.

Jaenal tampak berlinang air mata saat melakukan telepon video (video call) dengan keluarganya yang berada di Bandung, Jawa Barat.

Dalam percakapan itu, Jaenal menyebut bahwa medali perak tersebut dipersembahkan untuk keluarganya.

"Ini untuk kalian. Ini untuk kalian," kata Jaenal usai bertanding.

Dukungan keluarga sangat berarti bagi Jaenal. Sebelum mendapatkan medali perak, ia sempat gagal saat turun pada nomor 100 meter T54 dan 400 meter T54 di mana saat pertandingan itu ditonton langsung oleh keluarganya.

"Mungkin waktu itu belum ada rezeki," katanya.

Sementara, Jaenal mengaku tidak menargetkan medali perak. Pasalnya, lawan saat bertanding di nomor 200 meter T54 putra ini merupakan atlet-atlet dunia dari China.

Saat itu ia berhadapan dengan Liu Yang yang berhasil mendapat medali emas dengan catatan waktu 25,66 detik. Selain itu, Zhang Yong yang mendapat medali perunggu dengan waktu 26,32 detik.

Meski begitu, ia mengaku bahwa itu bukan catatan waktu terbaik.

"Catatan waktu saya itu bukan yang terbaik. Torehan tercepat saya buat di turnamen Grand Prix Para-atletik Dunia di Beijing, China pada Mei 2018," kata Jaenal, yang dalam turnamen di Beijing tersebut sukses menyabet medali emas.

Usai dapat medali perak, Jaenal memiliki target untuk mengikuti Paralimpiade 2020.
Namun, untuk bisa mengikuti ajang itu, ia harus mengikuti berbagai turnamen lain tingkat dunia untuk bisa lolos kualifikasi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X