Bek Tengah Ini Tak Bahagia di Chelsea Era Maurizio Sarri - Kompas.com

Bek Tengah Ini Tak Bahagia di Chelsea Era Maurizio Sarri

Kompas.com - 12/10/2018, 14:00 WIB
Bek Chelsea, Andreas Christensen (kanan), berebut bola dengan gelandang Tottenham Hotspur, Dele Alli, dalam laga lanjutan Liga Inggris 2017-2018 di Stadion Wembley, London, pada 20 Agustus 2017.
BEN STANSALL/AFP Bek Chelsea, Andreas Christensen (kanan), berebut bola dengan gelandang Tottenham Hotspur, Dele Alli, dalam laga lanjutan Liga Inggris 2017-2018 di Stadion Wembley, London, pada 20 Agustus 2017.

LONDON, KOMPAS.com - Bek tengah Chelsea, Andreas Christensen, mengakui tidak menikmati periode positif timnya sepenuhnya.

Hal itu berkaitan dengan jam terbang Andreas Christensen bersama Chelsea di bawah asuhan pelatih Maurizio Sarri sangat sedikit.

"Sungguh musim yang keras, dan sejujurnya, ini sangat sulit. Saya tidak bisa banyak bersabar lagi. Saya sudah 22 tahun dan sangat ingin bermain," ujarnya, dikutip BolaSport.com dari The Times.

Baca juga: Bek Chelsea Ini Bantah Anggapan Tak Cocok dengan Strategi Maurizio Sarri

"Tiga musim terakhir saya sering tampil, jadi jelas saya tak ingin berada dalam situasi seperti sekarang dan pada masa depan," kata pemain yang dipinjamkan Chelsea ke Moenchengladbach pada 2015-2017 ini.

Keputusan Maurizio Sarri memainkan hanya dua bek tengah, alih-alih tiga seperti yang diterapkan Antonio Conte, menjadi penyebab minimnya kans Christensen tampil.

Sarri lebih mengedepankan duet David Luiz dan Antonio Ruediger di jantung pertahanan dalam skema 4-3-3.

Sementara itu, Andreas Christensen punya kesempatan lebih banyak di era Conte karena memainkan pola tiga bek tengah dengan formasi 3-4-3 atau 3-5-2.

Sempat menolak kabar dirinya jadi korban perubahan taktik, Christensen akhirnya menyadari bahwa keadaan kini menjadi runyam.

Baca juga: Jadwal Maut Manchester United - Ditunggu Chelsea, Juventus, hingga Manchester City

"Saat kami meraih hasil bagus seperti saat ini, situasi hanya akan lebih sulit bagi saya. Hal itu hadiah untuk tim, tetapi secara personal merupakan awal yang keras musim ini bagi saya," ujarnya.

Andreas Christensen bukan satu-satunya pemain Chelsea yang tidak bahagia terkait minimnya kesempatan tampil.

Kondisi pelik juga dialami Ruben Loftus-Cheek hingga Danny Drinkwater, yang ditepikan Maurizio Sarri karena nyaris tak dilirik sejauh ini. (Beri Bagja)



Close Ads X