Dituduh Terlibat Kasus Ronaldo, Real Madrid Tempuh Jalur Hukum - Kompas.com

Dituduh Terlibat Kasus Ronaldo, Real Madrid Tempuh Jalur Hukum

Kompas.com - 12/10/2018, 12:16 WIB
Cristiano Ronaldo (kanan), menyaksikan duel Juventus vs Young Boys dalam laga Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, bersama Georgina Rodriguez, 2 Oktober 2018.AFP/MARCO BERTORELLO Cristiano Ronaldo (kanan), menyaksikan duel Juventus vs Young Boys dalam laga Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, bersama Georgina Rodriguez, 2 Oktober 2018.

KOMPAS.com - Real Madrid melakukan langkah hukum terhadap media Portugal, Correio da Manha, yang menuduh mereka terlibat dalam kasus pemerkosaan yang tengah menimpa Cristiano Ronaldo. Klub berjulukan Los Blancos ini mengatakan bahwa Correio da Manha sudah menyebarkan kabar palsu.

Ronaldo saat ini sedang dilanda kasus tuduhan pemerkosaan terhadap seorang wanita asal Amerika bernama Kathryn Mayorga. Bintang Juventus tersebut dilaporkan memperkosa Kathryn di Las Vegas, Amerika Serikat, pada Juni 2009.

Baca Juga: Luis Enrique Sebut Performa Spanyol Saat Libas Wales Nyaris Sempurna

Media Portugal tersebut mengklaim Real Madrid berada di balik mencuatnya kasus tersebut. Ini yang membuat raksasa Liga Spanyol tersebut geram sehingga menuntut media dari negara kelahiran mantan bintang Real Madrid tersebut.

Berikut pernyataan resmi Real Madrid soal tuduhan tersebut, dilansir BolaSport.com dari AS.

"Real Madrid C.F. hari ini mengumumkan bahwa klub telah mengambil tindakan hukum terhadap surat kabar Portugal Correio da Manha karena mempublikasikan informasi palsu secara salah dalam upaya untuk secara serius merusak citra klub ini.

Real Madrid sama sekali tidak mengetahui informasi apa pun dari surat kabar yang diterbitkan sehubungan dengan pemain Cristiano Ronaldo, dan karena itu klub tidak dapat mengambil tindakan atas masalah yang tidak diketahui.

Real Madrid telah menuntut perbaikan total situasi dari koran yang disebutkan di atas."

Sebelumnya, Correio da Manha memberitakan bahwa Real Madrid memaksa Ronaldo, yang saat itu masih berstatus sebagai pemain mereka, untuk mencapai kesepakatan dengan Kathryn. Kesepakatan tersebut berisi perjanjian untuk sama-sama bungkam terhadap kasus tersebut.

Menurut kabar media ternama Jerman, Der Spiegel, nominal 375.000 dollar AS dibayarkan pihak Ronaldo kepada Kathryn sebagai bagian kesepakatan tersebut.

Der Spiegel tak menerima tuntutan karena media itu hanya melaporkan kesepakatan tersebut dan tidak menyebut keterlibatan Real Madrid.

Selain itu, Correio da Manha menulis bahwa para pengacara Ronaldo dan Real Madrid bertemu berkali-kali untuk menyusun strategi terbaik untuk menanggapi kasus ini.

Ronaldo sendiri sudah menyampaikan bantahan resmi soal tuduhan pemerkosaan tersebut, melalui akun Twitter pribadi.

"Saya dengan tegas menyangkal tuduhan yang dikeluarkan terhadap saya. Perkosaan adalah kejahatan yang keji yang bertentangan dengan semua hal yang saya percayai.

Karena saya mungkin harus membersihkan nama saya, saya menolak memberi makan media yang dibuat oleh orang-orang yang berusaha mempromosikan diri mereka sendiri dengan ketenaran saya.

Dengan demikian, kesadaran yang jelas saya akan memungkinkan saya menunggu dengan tenang hasil dari setiap dan semua penyelidikan."

Kabar pemerkosaan Ronaldo terhadap Kathryn ini menyeruak setelah Der Speigel menerbitkan laporan mendalam soal kasus tersebut. Media asal Jerman tersebut juga mengajukan beberapa bukti yang memberatkan Ronaldo. (Kautsar Restu Yuda)


Terkini Lainnya


Close Ads X