Raphael Maitimo dan Badai Cedera yang Selalu Jadi Ganjalan Persebaya - Kompas.com

Raphael Maitimo dan Badai Cedera yang Selalu Jadi Ganjalan Persebaya

Kompas.com - 12/10/2018, 06:30 WIB
Gelandang Persebaya, Raphael Maitimo, saat menjalani perawatan oleh fisioterapis pada sesi latihan tim di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Kamis (2/8/2018).TB KUMARA/BOLASPORT.COM Gelandang Persebaya, Raphael Maitimo, saat menjalani perawatan oleh fisioterapis pada sesi latihan tim di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Kamis (2/8/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Sejak didatangkan dari Madura United, Raphael Maitimo, belum bisa tampil secara reguler untuk Persebaya Surabaya karena mengalami cedera.

Pemain naturalisasi itu masih menjalani latihan terpisah dalam persiapan Persebaya untuk menghadapi laga kontra Borneo FC, Sabtu (13/10/2018).

Dokter tim Persebaya Surabaya, Pratama Wicaksana, mengatakan sebenarnya kondisi Maitimo sudah membaij. Namun, dia belum mampu mendapatkan pola latihan yang lebih berat dari tim pelatih.

"Maitimo sudah ada progres, cuma belum bisa beberapa gerakan dengan latihan-latihan kami," kata dia

Tommy, sapaan akrab Pratama Wicaksana menyampaikan, tim pelatih tidak bisa memaksakan Maitimo latihan berat meskipun progres sudah terlihat. Sebab, dia terkadang masih belum merasa nyaman atau merasakan sakit saat berlatih.

Baca juga: Brace Irfan Jaya Bersama Timnas Bikin Pelatih Persebaya Iri

Oleh karena itu, Tommy tidak bisa memprediksi kapan Maitimo fit dan siap tampil bersama klub berjuluk The Green Force itu. Sebab, kondisi cedera pemain selalu berubah setiap hari.

"Cedera olahraga itu selalu dinamis. Kami selalu ada prediksi tapi prediksi tidak selalu benar. Jadi, ya semoga bisa segera pulih dan bisa kembali lebih cepat," kata Tommy.

Persebaya Surabaya tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh di setiap pertandingan. Faktor cedera pemain selalu menjadi kendala bagi skuat Bajul Ijo.

Untuk mencegah bertambahnya cedera, Tommy mengatakan para pemain selalu mendapatkan treatment khusus. Program tersebut dinilai Tommy sudah cukup berhasil mencegah pemain cedera.

Baca juga: David Terancam Tak Bisa Bela Persebaya, Ini Dua Pemain yang Disiapkan

"Kami ada program pencegahan cedera baik latihan penguatan atau latihan stretching. Tadi ada alat-alat sebelum latihan untuk stretching dia (pemain)," ujarnya.

Cedera yang dialami pemain, kata Tommy, terjadi karena benturan dengan pemain lawan saat pertandingan, bukan karena faktor lain. Skema pencegahan cedera melalui latihan yang diterapkan sudah bagus.

"Sebenarnya sih kondisi cedera yang terjadi adalah cedera waktu pertandingan dan relatif membuat trauma. Bukan ada faktor-faktor lain yang menghalangi," tutur Tommy.


Terkini Lainnya


Close Ads X