Sampaoli Yakin Messi Masih Bisa Bela Argentina pada Piala Dunia 2022 - Kompas.com

Sampaoli Yakin Messi Masih Bisa Bela Argentina pada Piala Dunia 2022

Kompas.com - 10/10/2018, 17:10 WIB
Pemain Argentina Lionel Messi memberikan tepuk tangan kepada suporter sesuai laga melawan Perancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2018, di Kazan Arena, Sabtu, 30 Juni 2018. Perancis menang 4-3 atas Argentina.AFP PHOTO/LUIS ACOSTA Pemain Argentina Lionel Messi memberikan tepuk tangan kepada suporter sesuai laga melawan Perancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2018, di Kazan Arena, Sabtu, 30 Juni 2018. Perancis menang 4-3 atas Argentina.

KOMPAS.com - Eks pelatih timnas Argentina, Jorge Sampaoli, meyakini bahwa Lionel Messi masih akan bermain hingga usia 35 tahun. Artinya, pemain dengan julukan La Pulga tersebut ambil bagian dalam Piala Dunia 2022.

Sampaoli menilai Messi siap menjadi andalan timnas Argentina hingga empat tahun ke depan. Padahal, usia megabintang Barcelona itu sudah memasuki fase senja sebagai pesepak bola.

Baca Juga: Siapa yang Terbaik di Antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Menurut Wayne Rooney?

Bahkan, Sampaoli percaya Messi bisa membawa timnas Argentina kembali memenangi Piala Dunia sejak kali terakhir tim berjulukan Albiceleste itu menjadi juara pada edisi 1986.

"Jelas dia bisa, tetapi (target) itu butuh proses dengan mempertimbangkan apa yang saat ini sedang terjadi," ujar Sampaoli dikutip BolaSport.com dari laman Marca.

Menurut eks pelatih Sevilla itu, sebuah proses untuk menjadi tim yang besar tidak boleh berhenti dan Argentina harus terus memperbaiki diri. Bahkan, lanjut Sampaoli, bila Argentina tak bisa memenangi Copa America 2019 di Brasil.

Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, memberi instruksi kepada Lionel Messi dkk pada saat latihan jelang Piala Dunia 2018 di Bronnitsy, 13 Juni 2018. AFP/JUAN MABROMATA Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, memberi instruksi kepada Lionel Messi dkk pada saat latihan jelang Piala Dunia 2018 di Bronnitsy, 13 Juni 2018.

"Untuk Piala Dunia atau Copa America mendatang, mereka butuh membenahi organisasi tim, memupuk kepercayaan diri tanpa batas, serta sadar terhadap apa yang diperlukan dalam proses," ungkap pria 58 tahun itu.

"Itu artinya, jika tak memenangi Copa America (2019), timnas Argentina harus tetap mempertahankan proses dan tak menghentikannya," tegas pria yang lengser sebagai pelatih La Albiceleste usai Piala Dunia 2018. (Ahmad Tsalis Fahrurrozi)



Close Ads X