Gabriel Jesus Kecewa Guardiola Pilih Mahrez sebagai Eksekutor Penalti

Kompas.com - 09/10/2018, 15:10 WIB
Phil Foden mencium Gabriel Jesus yang mencetak gol Manchester City ke gawang FC Basel pada laga 16 besar Liga Champions di Stadion Etihad, Rabu (7/3/2018). AFP/PAUL ELLISPhil Foden mencium Gabriel Jesus yang mencetak gol Manchester City ke gawang FC Basel pada laga 16 besar Liga Champions di Stadion Etihad, Rabu (7/3/2018).

KOMPAS.com - Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, mengaku tidak senang dengan keputusan Pep Guardiola yang tidak membiarkan dirinya mengambil penalti pada laga melawan Liverpool, Minggu (7/10/2018).

Pada laga itu, Guardiola memberi instruksi agar Riyad Mahrez menggantikan Jesus yang sudah siap menjadi eksekutor penalti pada menit ke-85. Guardiola beralasan Mahrez lebih siap karena sudah lama melatih penalti.

Mendengar hal itu, Gabriel Jesus kecewa karena menganggap dirinya juga selalu berlatih penalti di setiap sesi latihan.

"Tentu saja saya tidak senang dengan itu. Sama seperti Mahrez, saya juga selalu berlatih penalti," kata Gabriel Jesus dikutip dari situs web Four Four Two, Selasa (9/10/2018).

"Saya ingin mengambilnya. Saya sangat percaya diri, jadi saya sangat tidak suka mereka tidak mengizinkan saya," ucap pemain asal Brasil itu menambahkan.

Baca juga: Hanya Satu Eksekutor Penalti Lebih Buruk dari Riyad Mahrez di Liga Inggris

Gabriel Jesus kemudian mengaku tidak ingin kekecewaannya berlarut. Dia menilai Man City secara keseluruhan sudah bermain baik dengan berhasil meraih satu poin dari Anfield.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun, hal terpenting adalah kami tidak kalah. Guardiola sudah berbicara dengan saya," ucap Gabriel Jesus.

"Ini adalah bagian dari sepak bola, terkadang hal seperti ini sering terjadi. Saya akan mendukung Mahrez jika Guardiola kembali memilihnya menjadi eksekutor," tuturnya.

Baca juga: Bocah Korban Tsunami Palu Menangis Usai Dapat Dukungan dari Bintang Manchester City

Insiden berebut tendangan penalti ini kemungkinan tidak akan terjadi jika Sergio Aguero masih bermain. Seperti diketahui, Aguero adalah eksekutor tetap Man City sejak lama.

Aguero sudah ditarik keluar pada menit ke-65, sementara penalti baru didapat pada menit ke-85.

Terlepas dari hal itu, ini adalah kali pertama Man City di bawah asuhan Guardiola berhasil menahan imbang Liverpool di kandangnya. Dalam tiga laga sebelumnya, Man City selalu kalah ketika bermain di Anfield. (Eko Isdiyanto)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antonio Conte Rela Pinggirkan 'Harga Diri' Demi Latih Man United

Antonio Conte Rela Pinggirkan "Harga Diri" Demi Latih Man United

Liga Inggris
Ronaldo dan Messi Melempem, Kompak Bikin Catatan Terburuk

Ronaldo dan Messi Melempem, Kompak Bikin Catatan Terburuk

Liga Lain
Strategi dan Taktik Bulu Tangkis Sektor Tunggal Maupun Ganda

Strategi dan Taktik Bulu Tangkis Sektor Tunggal Maupun Ganda

Sports
PSIS Vs Persib, Berharap Duet Castillion-Wander Luiz Kembali Bertaji

PSIS Vs Persib, Berharap Duet Castillion-Wander Luiz Kembali Bertaji

Liga Indonesia
J99XAR Drift School Beri Sekolah Drifting Gratis

J99XAR Drift School Beri Sekolah Drifting Gratis

Sports
Prediksi Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Potensi Gol Bagus Kahfi di Tengah Laga Berat

Prediksi Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Potensi Gol Bagus Kahfi di Tengah Laga Berat

Liga Indonesia
Siapakah Pemimpin dalam Pertandingan Sepak Bola?

Siapakah Pemimpin dalam Pertandingan Sepak Bola?

Sports
Catat 5 Kemenangan Beruntun, Dewa United Dilarang Puas!

Catat 5 Kemenangan Beruntun, Dewa United Dilarang Puas!

Liga Indonesia
Solskjaer Bukan Kelas Man United, Setan Merah Harus Punya Pelatih Terbaik Dunia

Solskjaer Bukan Kelas Man United, Setan Merah Harus Punya Pelatih Terbaik Dunia

Liga Inggris
Persija Vs Persebaya, Tiga fakta Menarik duel Klasik

Persija Vs Persebaya, Tiga fakta Menarik duel Klasik

Liga Indonesia
5 Pelatih yang Berpotensi Gantikan Solskjaer, Conte Mengencang ke Man United

5 Pelatih yang Berpotensi Gantikan Solskjaer, Conte Mengencang ke Man United

Liga Inggris
Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSIS Vs Persib, Persija Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSIS Vs Persib, Persija Vs Persebaya

Liga Indonesia
PSIS Vs Persib, Wallace Costa Takkan Biarkan Wander Luiz Cetak Gol Lagi

PSIS Vs Persib, Wallace Costa Takkan Biarkan Wander Luiz Cetak Gol Lagi

Liga Indonesia
Prediksi Rossi soal Masa Depan Quartararo Usai Juara Dunia MotoGP 2021

Prediksi Rossi soal Masa Depan Quartararo Usai Juara Dunia MotoGP 2021

Motogp
Timnas U23 Vs Australia - Berharap Tuah Shin Tae-yong, Indonesia Bisa Menang 2 Gol!

Timnas U23 Vs Australia - Berharap Tuah Shin Tae-yong, Indonesia Bisa Menang 2 Gol!

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.