Kalah dari Arema FC, Pelatih Persebaya Sesalkan Keputusan Wasit - Kompas.com

Kalah dari Arema FC, Pelatih Persebaya Sesalkan Keputusan Wasit

Kompas.com - 06/10/2018, 21:31 WIB
Pelatih baru Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, memimpin latihan bersama asisten pelatih, Bejo Sugiantoro di lapangan Karanggayam, Surabaya pada Rabu (5/9/2018). PERSEBAYA Pelatih baru Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, memimpin latihan bersama asisten pelatih, Bejo Sugiantoro di lapangan Karanggayam, Surabaya pada Rabu (5/9/2018).

MALANG, KOMPAS.com - Pelatih Persebaya, Djadjang Nurjaman, memprotes kepemimpinan wasit Dodi Setia Purnama dalam laga Persebaya lawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (6/10/2018).

Pelatih yang biasa disapa Djanur itu menilai wasit tidak fair sehingga menyebabkan timnya kalah 0-1 dari tuan rumah pada pekan ke-24 Liga 1 2018.

Salah satu yang menjadi poin protes Djanur saat wasit meniup peluit pelanggaran pada menit ke-68. Pelanggaran itu berbuntut gol semata wayang untuk Arema FC.

Baca juga : Berduet dengan Model Seksi Inggris, Neymar Lakukan Misi Perangi Zombi?

Saat itu, Abu Rizal Maulana, pemain tengah Persebaya, melanggar Nur Hardianto, pemain depan Arema FC, tepat di depan kotak pinalti.

Pelanggaran itu menghasilkan tendangan bebas untuk Arema FC. Makan Konate yang mengambil tendangan bebas itu berhasil melesatkan bola ke arah gawang.

Kiper Persebaya, Miswar Saputra, sempat menepis tendangan keras itu sebelum akhirnya dimanfaatkan jadi gol oleh Nur Hardianto.

Djanur menilai, tidak ada pelanggaran pada menit tersebut. Menurutnya, tidak ada sentuhan dari pemainnya terhadap pemain lawan.

"Jalannya pertandingan tadi sebenarnya kami mengimbangi tuan rumah. Tapi kami gagal karena tendangan bebas yang menurut kami tidak seharusnya wasit memberikan tendangan bebas," katanya dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Djanur pun menyampaikan ketidakpuasannya atas kepemimpinan wasit asal Jawa Barat itu. Sebab menurutnya, banyak keputusan yang merugikan timnya. Pelatih berusia 53 tahun itu meminta wasit lebih cermat dalam memimpin pertandingan.

"Banyak keputusan yang memang kurang pas. Harus lebih jeli lagi melihat sentuhan dan benturan antarpemain supaya wasit tidak memberikan keputusan yang salah," ungkapnya.

Atas kekalahan itu, skuad Bajul Ijo gagal memenuhi targetnya untuk membawa pulang poin dari kandang Singo Edan.

Kini, Persebaya berada di posisi ke-12 klasemen sementara. Mereka terpaut dua angka dari Arema FC yang naik peringkat ke posisi ke-11 dengan koleksi 31 poin.


Terkini Lainnya


Close Ads X