Gareth Southgate Tukangi Timnas Inggris hingga Piala Dunia 2022

Kompas.com - 05/10/2018, 08:00 WIB
Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate menyapa para pendukung Inggris seusai laga perebutan peringkat ketiga melawan timnas Belgia di Stadion Saint Petesburg, Sabtu (14/7/2018)Twitter.com/OptaJoe Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate menyapa para pendukung Inggris seusai laga perebutan peringkat ketiga melawan timnas Belgia di Stadion Saint Petesburg, Sabtu (14/7/2018)

KOMPAS.com - Gareth Southgate dipastikan tetap menjadi manajer timnas Inggris hingga Piala Dunia 2020.

Sedianya, kontrak Southgate di timnas Inggris akan berakhir pada Euro 2020. Namun, eks pelatih Middlesbrough itu bakal membesut skuat Tiga Singa dua tahun lebih lama.

Southgate resmi menandatangani kontrak anyar dengan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Kamis (4/10/2018). Pelatih 48 tahun ini menyepakati perpanjangan kontrak dengan kenaikan gaji yang dikabarkan mencapai tiga juta poundsterling (Rp 60,2 miliar) per tahun.

"Saya gembira memiliki kesempatan memimpin tim nasional di dua turnamen besar," kata Southgate, dilansir BBC.

"Pekerjaan ini menyisakan hak istimewa luar biasa dan kehormatan sejati. Pengalaman pertama bagaimana negara ini bersatu di belakang tim (di Piala Dunia) musim panas ini adalah sesuatu yang spesial dan akan menarik melihat seberapa jauh skuat muda ini bisa melangkah di tahun-tahun ke depan," tutur dia menambahkan.

Nama Southgate melambung setelah berhasil mengantarkan skuat Tiga Singa menembus semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia, Juli lalu. Ini adalah pencapaian terbaik Inggris di Piala Dunia sejak 28 tahun terakhir.

Baca juga: Lagi, Ronaldo Absen Bela Timnas Portugal

 

Selain Southgate, asisten pelatih timnas Inggris, Steve Holland, juga telah menyepakati perpanjangan kontrak hingga 2022.

Pengumuman perpanjangan kontrak ini terjadi sesaat sebelum Southgate merilis enam pemain yang akan dibawa Inggris di laga kontra Kroasia dan Spanyol, bulan ini.

Southgate mengawali karier di timnas Inggris sebagai karteker manajer menggantikan Sam Allardyce yang mundur pada September 2016. Dia kemudian menandatangani kontrak sebagai manajer permanen timnas Inggris pada November 2016.

Piala Dunia 2018 menjadi ajang pembuktian Southgate. Meski kalah dari Kroasia di semifinal, Southgate dinilai berhasil membawa kemajuan di timnas Inggris.

Setelah Piala Dunia, Direktur Eksekutif FA, Martin Glenn, mengatakan ingin Southgate bertahan di timnas Inggris hingga Euro 2020.

Baca juga: Gareth Southgate Segera Dapat Kontrak Baru di Timnas Inggris

 

Akan tetapi, kontrak anyar ini akan membuat Southgate tetap membesut pasukan Tiga Singa hingga Desember 2022 dengan agenda utama Piala Dunia di Qatar.

"Mempertahankan Gareth dengan kontrak jangka panjang selalu menjadi prioritas kami. Dia memiliki performa yang bagus dan telah memberi semua orang keyakinan bahwa Inggris bisa berkompetisi di panggung dunia lagi," kata Glenn.

"Kami memiliki ambisi. Kami akan memenangi Piala Dunia, kami akan memenangi Euro. Anda tidak bisa mengatakan saat ini sangat kompetitif. Kami ingin melihat progres dan kami bisa merasakan progres itu, masyarakat bisa melihat dan merasakannya, media juga," tutur Glenn.

Kontrak lama Southgate diketahui senilai 1,8 juta poundsterling (Rp 36,1 miliar) per tahun.

Ditambah dengan bonus penampilan, bayaran Southgate dikabarkan mencapai 2,5 juta poundsterling (Rp 50,1 miliar) atau mendekati gaji manajer sebelumnya, Allardyce dan Roy Hodgson.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X