Soal Sanksi Persib, Supardi Harap PSSI Bijaksana

Kompas.com - 03/10/2018, 15:00 WIB
Kapten Tim Persib Bandung Supardi Nasir saat ditemui di Lapangan Arcamanik, Jumat (20/7/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKapten Tim Persib Bandung Supardi Nasir saat ditemui di Lapangan Arcamanik, Jumat (20/7/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, berharap sikap bijaksana dari PSSI terkait serangkaian sanksi yang dijatuhkan kepada timnya.

Saat ini, Supardi tak ingin banyak berkomentar sebelum ada putusan setelah proses banding.

"Kami sudah tahu hasil Komdis, tetapi ini masih upaya banding. Kami menunggu hasilnya bagaimana lalu bisa berkomentar," kata ujar Supardi, Rabu (3/10/2018).

"Kami berharap pemangku jabatan bisa lebih bijaksana lagi karena kami berharap, terutama pemain, mudah-mudahan banding kami ada hasil baik," ucapnya.

Baca juga: Sanksi Lengkap Komdis PSSI bagi Persib-Persija, dari Ezechiel ke Ismed

Mantan pemain Sriwijaya FC itu menilai, sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI sangat merugikan dan berdampak tak baik bagi psikologis pemain, khususnya soal sanksi laga usiran tanpa penonton di luar Pulau Jawa hingga akhir musim.

"Dampak pasti ada, sangat merugikan. Kami main di luar, tetapi percayalah kalau masih di Indonesia, insya Allah selama kami bisa kerja baik di tim, bukan kami enggak membutuhkan bobotoh, kami butuh tentu. Namun, dengan keadaan sekarang, apa yang harus kami lakukan, kami harus maksimalkan," tuturnya.

Selain itu, disanksinya tiga legiun asing Persib membuat soliditas tim terganggu. Namun, dia tetap optimistis Persib bisa tampil maksimal meski tak diperkuat para pemain asing.

Baca juga: Sanksi Persib, Terusir ke Kalimantan hingga Tanpa Penonton

"Pasti ada, sedikit banyak kami enggak bisa mungkiri karena kami terbiasa dengan sudah lama tim yang jarang bongkar pasang. Hampir semuanya, pasti ada, pelatih percaya kepada semua pemain bahwa kami sama semua," kata Supardi.

"Kami enggak meragukan pemain. Ketika diberikan kepercayaan itu, kami ambil dan jaga kepercayaan itu, itu yang paling penting," katanya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X