Agar Tak Ada Lagi yang Mati Saat Menonton Sepak Bola...

Kompas.com - 26/09/2018, 19:27 WIB
Ungkapan bela sungkawa atas meninggalnya Haringga Sirla. Twitter @KEMENPORA_RIUngkapan bela sungkawa atas meninggalnya Haringga Sirla.

KOMPAS.com - Sepak bola Tanah Air berduka atas tewasnya Haringga Sirla, suporter klub Persija Jakarta, akibat dikeroyok sebelum pertandingan klub kesayangannya melawan Persib Bandung di Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (23/9/2018).

Kejadian meninggalnya suporter terkait pertandingan sepak bola bukan kali ini saja terjadi. Berdasarkan data Litbang Save Our Soccer, Haringga merupakan suporter ke-76 yang tewas

Artinya, sebelumnya pun sudah pernah ada upaya penanganan yang dilakukan untuk mencegah hal serupa terulang. Namun, tragedi masih saja terulang.

"Sudah pernah diberikan sanksi tetap saja terjadi, berarti sanksi-sanksi yang dikenakan terhadap supporter dan klub tidak berhasil menghentikan kekerasan," ujar pengamat olahraga, Budiarto Shambazy, kepada Kompas.com, Senin (24/9/2018) malam.

"Sebetulnya sanksi yang terbaik adalah bermain tanpa penonton, sudah dilakukan tahun lalu," kata Baz.

Sanksi yang dikeluarkan saat itu adalah larangan bagi bobotoh, sebutan untuk suporter Persib Bandung, untuk menyaksikan tim kesayangannya saat pertandingan kandang sebanyak lima kali bermain.

Baca juga: INFOGRAFIK: Data Suporter Tewas, Catatan Hitam dari Lapangan Hijau...

Sedangkan, menurut pengamat sepak bola Rayana Djakasurya, jika sanksi itu dianggap tidak dapat mencegah kekerasan suporter, PSSI sebagai induk olahraga sepak bola di Indonesia harus bersikap lebih tegas.

Sebab, tidak sedikit nyawa yang sudah melayang akibat fenomena ini. Karena itu, PSSI diminta melakukan langkah konkret agar kekerasan tak terulang.

"Mereka, PSSI yang di hulu harus berembuk dulu, ini mau bagaimana, enggak benar. Kelarkan dulu aturannya, seperti aturan mereka yang bilang tidak boleh mati hanya karena menonton bola. Nah itu harus diterjemahkan dulu dengan konkret," ujar Rayana.

Pekerjaan bersama

Atas keterbatasan kemampuan PSSI, Budiarto Shambazy menyebut hal ini juga menjadi tanggung jawab aparat kepolisian untuk turut mengawasi keadaan dan menjaga keamanan.

Pekerjaan rumah besar ini bukan lagi hanya menjadi tanggung jawab PSSI dan kepolisian, tetapi semua pihak.

PSSI, juga aparat keamanan, memiliki keterbatasan kewenangan dan kemampuan, sehingga memerlukan keterlibatan dari semua pihak.

“Ini pekerjaan besar jangan anggap enteng lagi. Sudah enam tahun loh begini terus, masa main bola ada penonton yang mati, di mana-mana enggak ada yang mati gara-gara menonton bola, cuma di sini," ujar Baz.

Kompas TV Langkah ini sebagai bentuk keprihatinan dan rasa belasungkawa terhadap meninggalnya suporter Persija, Haringga Sirila.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karena 3 Hal Ini, Lionel Messi Disarankan Ikuti Jejak Neymar ke PSG

Karena 3 Hal Ini, Lionel Messi Disarankan Ikuti Jejak Neymar ke PSG

Liga Spanyol
Liverpool Tumbang, Ini Pemegang Rekor Tak Terkalahkan di Kandang

Liverpool Tumbang, Ini Pemegang Rekor Tak Terkalahkan di Kandang

Liga Inggris
Madura United Tak Bikin Rencana Musim 2021 Sebelum Ada Kepastian Izin

Madura United Tak Bikin Rencana Musim 2021 Sebelum Ada Kepastian Izin

Liga Indonesia
Kesaksian Alisson Becker kepada Juergen Klopp soal Penalti Burnley

Kesaksian Alisson Becker kepada Juergen Klopp soal Penalti Burnley

Liga Inggris
Tampil Heroik Lawan Barcelona, Kiper Cornella Disebut Petr Cech dan Dapat Cenderamata Ter Stegen

Tampil Heroik Lawan Barcelona, Kiper Cornella Disebut Petr Cech dan Dapat Cenderamata Ter Stegen

Liga Spanyol
Jelang Perempat Final Thailand Open, Ahsan/Hendra Sanjung Penakluk Fajar/Rian

Jelang Perempat Final Thailand Open, Ahsan/Hendra Sanjung Penakluk Fajar/Rian

Badminton
Nestapa Sergio Aguero, Usai Cedera Kini Positif Covid-19

Nestapa Sergio Aguero, Usai Cedera Kini Positif Covid-19

Liga Inggris
Face-off UFC 257, Conor McGregor Semprot Wajah Dustin Poirier yang Terdiam

Face-off UFC 257, Conor McGregor Semprot Wajah Dustin Poirier yang Terdiam

Sports
Alasan Kenapa Mario Mandzukic Bisa Ukir Debut Manis bareng AC Milan

Alasan Kenapa Mario Mandzukic Bisa Ukir Debut Manis bareng AC Milan

Liga Italia
Jadwal dan Link Live Streaming Thailand Open, Perjuangan 3 Wakil Indonesia

Jadwal dan Link Live Streaming Thailand Open, Perjuangan 3 Wakil Indonesia

Badminton
Juergen Klopp soal Kekalahan Liverpool: Itu Salah Saya!

Juergen Klopp soal Kekalahan Liverpool: Itu Salah Saya!

Liga Inggris
London Marathon, Apa Kabar?

London Marathon, Apa Kabar?

Sports
Rekor Pemain Tersubur Dibantah, Kapan Ronaldo Bisa Sah Jadi Raja Gol Dunia?

Rekor Pemain Tersubur Dibantah, Kapan Ronaldo Bisa Sah Jadi Raja Gol Dunia?

Internasional
Cornella Vs Barcelona, 2 Penalti Gagal yang Tak Dimaafkan Koeman

Cornella Vs Barcelona, 2 Penalti Gagal yang Tak Dimaafkan Koeman

Sports
Terungkap Fakta Ronaldo Belum Pantas Jadi Pemain Tersubur di Dunia

Terungkap Fakta Ronaldo Belum Pantas Jadi Pemain Tersubur di Dunia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X