Liga 1 Dihentikan, I Made Wirawan Berharap Situasi Segera Membaik

Kompas.com - 26/09/2018, 19:06 WIB
Kiper Persib I Made Wirawan saat ditemui usai latihan di Lapangan Sesko AD, Jalan Gatot Subroto, Senin (7/3/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKiper Persib I Made Wirawan saat ditemui usai latihan di Lapangan Sesko AD, Jalan Gatot Subroto, Senin (7/3/2016).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan, berharap situasi sepak bola Indonesia cepat membaik. Dengan demikian, persiapan Indonesia menghadapi event internasional tidak terbengkalai.

Liga 1 2018 dihentikan untuk sementara waktu. Hal ini merupakan buntut dari tewasnya seorang suporter saat Persib Bandung menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018) lalu.

Baca juga: Gara-gara Suporter, Venue Laga Terakhir Timnas U-16 Indonesia Pindah

"Kalau saya sendiri ya, saya enggak tahu harus bilang apa karena kami juga ikut berduka, kami enggak mau ada korban seperti itu dan kami berharap itu yang terakhir. Kalaupun sekarang diambil keputusan dihentikan sementara, mudah-mudahan ada jalan secepatnya untuk bisa memperbaiki situasi dan kompetisi bisa jalan lagi," kata Made, Rabu (26/9/2018).

Made juga berharap para pemangku kebijakan bisa segera mendapat solusi sehingga kompetisi bisa kembali berjalan.

"Menurut saya penghentian ini mungkin membuat situasi sedikit lebih kondusif biar nanti ke depannya bisa jalan lagi dengan lebih baik," tuturnya.

"Karena makin lama kita berhenti juga tidak bagus buat kondisi pemain, buat liga juga enggak bagus, pemain juga persiapan buat AFF nanti kalau terlalu lama diam kurang bagus, butuh pertandingan buat persiapan AFF nanti," tambahnya.

Kiper kelahiran Bali itu tak menampik bahwa situasi ini punya dampak terhadap psikologi pemain. Sama seperti pemain lainnya, kata Made, rekan setimnya juga tak membenarkan adanya kekerasan dalam sepak bola.

"Semuanya pasti berpengaruh, kita lihat korban seperti itu pasti sedih. Terus kompetisi dihentikan, pasti kecewa. Semua pemain enggak mau dengan kejadian seperti ini," ujarnya.

"Mudah-mudahan ini menjadi pengalaman buat kita semua, untuk jadi lebih dewasa lagi dalam menyikapi semua masalah dan kita bisa lebih fairplay lagi baik di luar atau di dalam lapangan," tambahnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X