Kompas.com - 26/09/2018, 17:14 WIB

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Pawai obor Asian Para Games 2018 telah tiba di kota ketujuh yaitu Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (26/9/2018).

Ketua Panitia Asian Para Games 2018 (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari, menyebut Pangkalpinang yang jadi kota terakhir rangkaian pawai obor sebelum diarak di Jakarta, harus bangga.

"Semangat APG ketiga. APG ini paling bergengsi setelah Paralimpiade. Bangka Belitung harus bangga. Ini momentum sejarah yang belum tentu berulang 50 tahun, negeri Serumpun Sebalai bisa jadi tuan rumah obor terakhir," kata Raja Sapta Oktohari.

Baca juga: Jelang Asian Para Games 2018 - Lebih dari 10.000 Orang Hadiri Parade di Monas

Lebih lanjut, Raja Sapta Oktohari merasa senang dengan antusiasme warga yang luar biasa.

"Saya senang, seluruh masyarakat antusias bergerak bersama-sama menyuarakan, menggelorakan kepedulian terhadadap penyandang disabilitas," ujarnya.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, bangga atas terpilihnya Bangka Belitung menjadi titik singgah obor. Menurut Erzaldi, hal ini bisa dimanffatkan untuk memperkenalkan Bangka Belitung ke dunia.

"Kami bersyukur Pangkalpinang, Bangka Belitung sudah difasilitasi pawai obor. Ini juga menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan pariwisata Bangka Belitung ke dunia. Pawai obor ini adalah momen yang kami yakin akan dilihat oleh mata dunia," ujar Erzaldi menjelaskan.

Pawai obor Asian Para Games ini diawali dengan dibawanya obor setelah mendarat di Bandara Depati Amir oleh Okto menuju titik penyerahan obor kepada Erzaldi Rosman di jembatan emas yang merupakan ikon negeri Serumpun Sebalai.

Uniknya, Okto membawa obor menggunakan mobil terbuka VW Safari. Setelah disambut gubernur, obor kemudian diserahkan dan dibawa berkeliling Pangkalpinang.

Baca juga: Jelang Asian Para Games 2018 - Menpora Berharap Indonesia Bisa Raih 16 Medali Emas

Pawai obor kemudian menuju ke arah Klenteng Fuk Tet Che, tempat ibadah tertua di Pangkalpinang, kemudian finis di Alun-alun Taman Merdeka.

Selain Okto dan Erzaldi, ada beberapa pejabat dan atlet yang ikut ambil bagian dalam pawai ini, yaitu Anggota Komisi X DPR RI Yayuk Basuki dan Pangdam Sriwijaya Mayjen Irwan. Ada juga atlet ASEAN Para Games 2011 Nurdiyanti, juga Walikota Pangkalpinang M Sofyan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Quartararo Usai MotoGP Jepang: Lebih Baik Dapat 8 Poin daripada...

Quartararo Usai MotoGP Jepang: Lebih Baik Dapat 8 Poin daripada...

Sports
MotoGP Jepang: Pujian untuk Marquez, Tetap di Depan meski Pakai Motor Sulit

MotoGP Jepang: Pujian untuk Marquez, Tetap di Depan meski Pakai Motor Sulit

Motogp
Penampilan Baru Bek Persib Victor Igbonefo dengan Topengnya 

Penampilan Baru Bek Persib Victor Igbonefo dengan Topengnya 

Liga Indonesia
Final Indonesia International Series, Ikhsan Rumbay Banting Raket Usai Juara

Final Indonesia International Series, Ikhsan Rumbay Banting Raket Usai Juara

Badminton
Dimas Drajad, Penyerang Paket Komplet di Mata Djadjang Nurdjaman

Dimas Drajad, Penyerang Paket Komplet di Mata Djadjang Nurdjaman

Liga Indonesia
Final Indonesia International Series: Kejutan Tunggal Putri, Stephanie Widjaja Kalah

Final Indonesia International Series: Kejutan Tunggal Putri, Stephanie Widjaja Kalah

Badminton
Kata Quartararo soal Crash Bagnaia di MotoGP Jepang: Saya Tak Melihat Pecco, tetapi...

Kata Quartararo soal Crash Bagnaia di MotoGP Jepang: Saya Tak Melihat Pecco, tetapi...

Sports
Kilas Balik Piala Dunia 1954: Gelar Perdana Jerman, Keajaiban di Bern

Kilas Balik Piala Dunia 1954: Gelar Perdana Jerman, Keajaiban di Bern

Sports
Danau Toba Rally 2022: Ricardo Naik Podium, Sean Tampil Hebat

Danau Toba Rally 2022: Ricardo Naik Podium, Sean Tampil Hebat

Sports
Klasemen MotoGP 2022: Papan Atas Memanas, Setiap Balapan adalah Final!

Klasemen MotoGP 2022: Papan Atas Memanas, Setiap Balapan adalah Final!

Motogp
Eko/Ade Juara Indonesia International Series 2022, Ambisi Besar Eks Pelatnas

Eko/Ade Juara Indonesia International Series 2022, Ambisi Besar Eks Pelatnas

Sports
Final Indonesia International Series 2022: Unggulan 6 Berjaya di Sektor Ganda Putra

Final Indonesia International Series 2022: Unggulan 6 Berjaya di Sektor Ganda Putra

Badminton
Jack Miller Usai Menangi MotoGP Jepang 2022: Saya Menangis seperti Bayi

Jack Miller Usai Menangi MotoGP Jepang 2022: Saya Menangis seperti Bayi

Sports
Final Indonesia International Series 2022: Minggu Ceria untuk Dejan/Gloria

Final Indonesia International Series 2022: Minggu Ceria untuk Dejan/Gloria

Badminton
56 Hari Jelang Piala Dunia 2022, Lahirnya 'Tarian' Johan Cruyff

56 Hari Jelang Piala Dunia 2022, Lahirnya "Tarian" Johan Cruyff

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.