Raih Gelar Pemain Terbaik FIFA, Modric Buat Legenda Kroasia Menangis

Kompas.com - 25/09/2018, 20:21 WIB
Gelandang Real Madrid dan Timnas Kroasia, Luka Modric, terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia pada acara penganugerahan The Best FIFA Football Awards di London, 24 September 2018. AFP/BEN STANSALL Gelandang Real Madrid dan Timnas Kroasia, Luka Modric, terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia pada acara penganugerahan The Best FIFA Football Awards di London, 24 September 2018.

KOMPAS.com - Gelandang Real Madrid, Luka Modric, membuat legenda sepak bola Kroasia, Zvonimir Boban, menangis pada malam penghargaan FIFA 2018, Senin (24/9/2018) atau Selasa dini hari WIB.

Modric membuat Boban haru saat membacakan pidato kemenangan setelah dia dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia 2018 versi FIFA.

"Saya ingin berterima kasih kepada idola saya, kapten Kroasia di Piala Dunia 1998 sekaligus sumber inspirasi saya, Boban," tutur Modric seperti dikutip BolaSport.com dari Marca.

"Dia memberikan kami inspirasi sehingga bisa melakukan hal luar biasa di Rusia," tutur eks pilar Tottenham Hotspur itu menambahkan.

Mendengar pidato Modric, Boban tak kuasa menahan air matanya.

Baca juga: The Best FIFA Football Awards 2018 - Di Antara Wakil Asia Tenggara, Indonesia dan Malaysia Kompak Tak Kirim Pelatih dan Kapten

Boban dan Modric memang memiliki kesamaan ketika membela timnas Kroasia. Boban adalah kapten saat Kroasia untuk pertama kalinya mencapai babak semifinal Piala Dunia pada edisi 1998 di Perancis.

20 tahun kemudian, Modric mengikuti jejak Boban. Modric memimpin Kroasia menjadi runner- up Piala Dunia 2018 di Rusia pada Juli lalu.

Baca juga: The Best FIFA Football Awards 2018 - Pesepak Bola Terkaya di Dunia Pilih Cristiano Ronaldo, Abaikan Luka Modric

Berbagai pihak menilai prestasi Modric di Piala Dunia 2018 adalah nilai plus dibandingkan dengan dua nomine lainnya untuk pemain terbaik FIFA 2018.

Modric kalah jauh dari catatan gol Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah pada musim lalu. Tetapi pada Piala Dunia 2018, Modric dinobatkan menjadi pemain terbaik turnamen.

Gelar tersebut menjadi pelengkap keberhasilan Modric meraih trofi Liga Champions bersama Real Madrid musim lalu.

Sebelum meraih pemain terbaik versi FIFA, Modric juga mendapat gelar pemain terbaik versi UEFA. Uniknya, dalam dua penghargaan tersebut Modric mengalahkan dua pemain yang sama. (Ade Jayadireja)

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X