Kompas.com - 25/09/2018, 14:37 WIB
Selebrasi penyerang Persija, Bambang Pamungkas seusai mencetak gol ke gawang Mitra Kukar pada laga 8 Besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Kota Solo, Minggu (4/2/2018) sore. SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COMSelebrasi penyerang Persija, Bambang Pamungkas seusai mencetak gol ke gawang Mitra Kukar pada laga 8 Besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Kota Solo, Minggu (4/2/2018) sore.

KOMPAS.com - Legenda sepak bola Indonesia, Bambang Pamungkas, mengatakan PSSI semestinya mulai menerapkan sanksi keras kepada klub yang suporternya melakukan kekerasaan hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Pemain yang akrab disapa Bepe ini mengungkapkan pendapatnya melalui sebuah tulisan berjudul "Kita (Mungkin) Memang Tidak Pantas" di blog pribadinya.

Bepe menyesalkan insiden pengeroyokan yang menimpa salah satu anggota The Jakmania, Haringga Sirla, jelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung, Minggu (23/9/2018).

Haringga meninggal dunia setelah dikeroyok sejumlah oknum suporter Persib di halaman parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api sebelum pertandingan dimulai. 

"Entah untuk keberapa kali dalam kurun waktu 10 tahun terakhir saya menulis artikel tentang hal ini. Entah berapa puluh kali saya men-tweet tentang hal yang sama, dan entah berapa ratus kali secara terbuka saya berbicara mengenai hal serupa. Namun kejadian ini toh terus saja terulang, lagi dan lagi," tutur Bepe memulai tulisannya.

Baca juga: Jelang Laga Lawan Arema FC, Persija Terancam Tanpa Bambang Pamungkas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bepe menilai ungkapan bela sungkawa yang mengalir di media sosial tidak sertamerta memberi solusi atas persoalan ini.

Pemain Persija Jakarta ini tidak memungkiri konflik antar suporter memang membuat sepak bola menjadi aktivitas berbahaya di negara ini.

"Menulis kalimat belasungkawa, kata-kata bijak, dan rasa simpati kemudian mem-postingnya ke media sosial adalah hal yang mudah. Bagian tersulitnya adalah menghentikan berkembang pesatnya kebencian yang kemudian menimbulkan tindakan saling balas di kemudian hari," ujar dia.

"Suporter sepak bola itu sebuah fenomena yang unik, ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menguntungkan, karena mereka adalah salah satu faktor penggerak utama sebuah industri sepak bola. Namun di sisi lain, menjadi merugikan ketika sudah mulai melakukan tindakan-tindakan diluar batas, yang tidak lagi dapat ditoleransi," kata Bepe menambahkan.

Selama ini, Indonesia hanya memberlakukan hukuman denda kepada klub saat suporter mereka terlibat kerusuhan. Namun, menurut Bepe, sanksi ini tidak efektif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekap Hasil French Open 2021, 4 Wakil Indonesia Mulus ke 16 Besar

Rekap Hasil French Open 2021, 4 Wakil Indonesia Mulus ke 16 Besar

Badminton
Shin Tae-yong: Pemain Timnas U23 Indonesia Sudah Takut Sebelum Tanding

Shin Tae-yong: Pemain Timnas U23 Indonesia Sudah Takut Sebelum Tanding

Liga Indonesia
Hasil AC Milan Vs Torino: Giroud Samai Capaian Balotelli, Rossoneri Menang 1-0

Hasil AC Milan Vs Torino: Giroud Samai Capaian Balotelli, Rossoneri Menang 1-0

Liga Italia
Hasil Chelsea Vs Southampton: Menang Adu Penalti, The Blues Lolos ke 8 Besar

Hasil Chelsea Vs Southampton: Menang Adu Penalti, The Blues Lolos ke 8 Besar

Liga Inggris
Link Live Streaming Chelsea Vs Southampton, Kick-off 01.45 WIB

Link Live Streaming Chelsea Vs Southampton, Kick-off 01.45 WIB

Liga Inggris
Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, China Atur Penerbangan

Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, China Atur Penerbangan

Sports
Hasil French Open 2021, Gregoria Jaga Asa Raih Gelar Usai Singkirkan Unggulan Ketujuh

Hasil French Open 2021, Gregoria Jaga Asa Raih Gelar Usai Singkirkan Unggulan Ketujuh

Badminton
Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, China Mulai Hitung Mundur

Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, China Mulai Hitung Mundur

Sports
IOC Puji Persiapan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

IOC Puji Persiapan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Sports
Hasil Persija Vs Persebaya - Marukawa Moncer, Bajul Ijo Menang 1-0

Hasil Persija Vs Persebaya - Marukawa Moncer, Bajul Ijo Menang 1-0

Sports
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Ada Penerapan Sistem Gelembung

Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Ada Penerapan Sistem Gelembung

Sports
Jadwal Laga Kedua Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Laga Hidup Mati Garuda!

Jadwal Laga Kedua Timnas U23 Indonesia Vs Australia, Laga Hidup Mati Garuda!

Liga Indonesia
Hasil French Open 2021, Fajar/Rian Ikut Jejak Marcus/Kevin ke Babak Kedua

Hasil French Open 2021, Fajar/Rian Ikut Jejak Marcus/Kevin ke Babak Kedua

Badminton
Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, 2 Peraturan Penting dari Buku Pedoman

Olimpiade Musim DIngin Beijing 2022, 2 Peraturan Penting dari Buku Pedoman

Sports
HT Persija Vs Persebaya, Gol Marukawa Bawa Bajul Ijo Unggul 1-0

HT Persija Vs Persebaya, Gol Marukawa Bawa Bajul Ijo Unggul 1-0

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.