Kompas.com - 24/09/2018, 13:01 WIB
Kompas TV Korban tewas setelah dikeroyok oknum Bobotoh sesaat sebelum laga antara Persija melawan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1.

“Menyadarkan identitas, bisa dengan mengajak menyanyi bersama lagu 'Indonesia Raya', supaya ada pengikat payung solidaritas yang lebih tinggi,” ujar Bagong.

“Di tingkat makro perlu counter culture. Kenapa di Aussie antarsuporter kok rukun? Harus diperbanyak yang disebut cross cutting affiliation. Jangan malah meningkatkan tembok sekat. Harus dibiasakan mereka saling menyapa,” lanjut dia.

Bagong menyebutkan, perlu juga pemberian sanksi tegas. Apalagi, jika masalah ini sudah masuk ranah hukum. 

Sementara itu, menurut Dianita, dibutuhkan kerja sama beberapa pihak untuk menyelesaikan permasalahan besar ini.

“Yang pasti penyelesaiannya butuh kerja sama semua pihak. Mulai dari federasi, pemerintah, klub, media, kelompok suporter itu sendiri, hingga masyarakat,” kata Dianita.

Saat ini, kasus kematian Haringga sudah ditangani pihak Polrestabes Bandung.

Sebanyak 10 orang diamankan dan harus menjalani pemeriksaan karena diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X