Djanur Sebut Mitra Kukar Bukan Hanya soal Rodriguez

Kompas.com - 21/09/2018, 13:40 WIB
Striker Mitra Kukar Fernando Rodriguez Ortega tiba di Surabaya, Kamis (20/9/2018).Persebaya.id Striker Mitra Kukar Fernando Rodriguez Ortega tiba di Surabaya, Kamis (20/9/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, mengakui ketajaman striker Mitra Kukar, Fernando Rodriguez Ortega, bisa membahayakan area pertahanan Green Force, julukan Persebaya.

Pertandingan Persebaya kontra Mitra Kukar akan tersaji pada pekan ke-23 Liga 1 2018 yang akan digelar pada Sabtu (22/9/2018) malam di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Dalam laga tersebut, Djanur, sapaan Djajang Nurdjaman, tidak hanya akan mewaspadai Rodriguez di kubu lawan. Menurut Djanur, ada beberapa pemain Mitra Kukar yang tidak kalah berbahaya, salah satunya Dedi Hartono.

Sejauh ini, Dedi sudah membukukan 10 assist dan 1 gol di Liga 1 2018. Ia juga memiliki kontribusi besar bagi lahirnya gol demi gol yang sudah disarangkan Rodriguez.

Baca juga: Persebaya Vs Mitra Kukar, Ajang Adu Hebat Da Silva dan Rodriguez

Pada pertemuan Persebaya kontra Mitra Kukar di pertemuan pertama, Dedi mencetak satu gol dan satu assist untuk gol Rodriguez. Persebaya kalah dengan skor 1-3 saat itu.

Selain Dedi, Djanur menilai lawannya itu mempunyai barisan pemain tengah yang tangguh, seperti Bayu Pradana, Hendra Adi Bayauw, Danny Guthrie, dan Septian David Maulana.

Karena alasan itu, Djanur enggan memandang remeh sang lawan. Ia akan mewaspadai semua pemain Mitra Kukar.

"Semua tahu Mitra Kukar memiliki materi pemain yang bagus, bahkan mereka juga punya top skor sementara Liga 1," ucap Djanur.

Baca juga: Pertahanan Persebaya Jeblok, Dutra Sebut Tanggung Jawab Semua Pemain

Untuk mengatasi gempuran Mitra Kukar, dia sudah meminta kepada para pemainnya untuk bermain kompak, baik saat menyerang maupun bertahan.

Djanur juga sudah menginstruksikan agar tidak hanya mengawal Rodriguez, tetapi semua pemain lawan harus diwaspadai.

"Jadi, tidak ada penjagaan khusus untuk satu pemain, tetapi semua pemain harus dijaga," kata Djanur.

Kebobolan tiga gol saat away ke kandang Sriwijaya FC sudah menjadi catatan. Djanur pun optimistis pertahanan Persebaya kini lebih solid.

"Kami sudah persiapkan tim untuk solid dalam bertahan," kata Djanur.



Close Ads X