Kompas.com - 17/09/2018, 13:40 WIB
Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso (kanan), dalam konferensi pers setelah kalah dari Arema FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (6/6/2018) malam. KOMPAS.com / Andi HartikPelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso (kanan), dalam konferensi pers setelah kalah dari Arema FC di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (6/6/2018) malam.

KOMPAS.com – Pelatih Perseru Serui, Putu Gede, menilai konsentrasi dan mental anak-anak didiknya masih lemah sehingga gagal mengamankan poin sempurna saat menjamu PSMS Medan di Stadion Manora, Serui, Minggu (16/92018).

Sempat unggul melalui eksekusi penalti Alberto De Paula pada menit ke-72, gawang Perseru harus kebobolan berkat gol yang dicetak pemain PSMS, Erwin Ramdani, pada masa injury time babak kedua.

Perseru harus puas hanya mengantongi satu poin setelah meraih hasil imbang 1-1 atas PSMS.

“Untuk saat ini, masalah konsentrasi dan mental (bertanding) anak-anak menjadi hal penting yang harus segera dibenahi,” ujar Putu Gede saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/9/2018).

Menurut Putu Gede, masalah konsentrasi dan mental bertanding membuat anak didiknya gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri. 

Selain itu, para pemain Perseru Serui juga dilanda kelelahan dan tidak bugar saat menjamu PSMS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perseru Vs PSMS, Erwin Ramdani Hindarkan Ayam Kinantan dari Kekalahan

“Memang kemarin bukan penampilan terbaik kami di kandang sebab beban pertandingan kandang yang begitu besar dirasakan oleh para pemain, setelah kami gagal mendapatkan hasil positif dalam laga sebelumnya,” ucap dia.

Meski demikian, Putu Gede tetap bersyukur dan mengapresiasi penampilan anak didiknya dalam laga kontra PSMS. Menurutnya, seluruh penggawa Perseru telah mengerahkan kemampuan meski belum maksimal.

“Saya tetap mengapresiasi penampilan para pemain karena para pemain sudah berusaha maksimal untuk bermain baik, serta berusaha untuk bisa mempertahankan keunggulan," kata Putu Gede.

Baca juga: Pelatih Perseru Berharap Cedera Escobar dan Mazinho Tidak Parah

"Bagaimana pun raihan satu poin ini tetap kami syukuri. Selanjutnya, kami akan lakukan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” kata dia.

Hasil imbang membuat Perseru gagal memperlebar jarak dengan PSMS yang berada di dasar klasemen. Kedua tim ini hanya terpaut empat poin.

Perseru juga berpeluang disalip PSIS Semarang yang berada satu tingkat di peringkat ke-17. Sebab, PSIS masih akan bertanding melawan Persija Jakarta, Selasa (18/9/2018) besok, dengan kedua tim hanya berselisih satu angka.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.