Kompas.com - 17/09/2018, 10:00 WIB
Aksi gelandang Persela Lamongan Ahmad Subagja Baasith (terjatuh) dan Syahroni (dua dari kanan), dalam laga kontra Bhayangkara FC, Minggu (16/9/2018). KOMPAS.com / HamzahAksi gelandang Persela Lamongan Ahmad Subagja Baasith (terjatuh) dan Syahroni (dua dari kanan), dalam laga kontra Bhayangkara FC, Minggu (16/9/2018).

LAMONGAN, KOMPAS.comPersela Lamongan sukses mempertahankan keangkeran Stadion Surajaya Lamongan dalam lanjutan Liga 1 musim ini setelah berhasil mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-0, Minggu (16/9/2018) sore.

Kemenangan itu membuat Persela belum tersentuh kekalahan di kandang sendiri hingga pekan ke-22. Dua gol dalam pertandingan tersebut dilesakkan oleh Loris Arnaud pada menit ke-46 dan menit ke-63.

Pelatih Persela, Aji Santoso, lantas membuka rahasia menaklukkan Bhayangkara FC dalam laga tersebut.

"Satu yang ingin saya sampaikan, anak-anak main sangat luar biasa. Tidak hanya menang, tetapi karena mereka bermain cukup spartan, cukup agresif. Saya tadi juga pakai formasi baru 4-3-2-1," ujar Aji Santoso, selepas pertandingan.

Baca juga: Sriwijaya Vs Persebaya, Drama Enam Gol Berakhir Imbang

"Formasi baru ini latihannya cuma sekali (selepas dikalahkan Bali United) karena enggak ada waktu. Namun, alhamdulillah tiga gelandang, Syahroni, (Ahmad Subagja) Baasith, serta (Ahmet) Atayev bermain sangat efektif," ucap dia.

Tidak hanya memuji sektor gelandang, Aji Santoso juga memberikan penilaian bagus akan kinerja Muhammad Zaenuri di barisan pertahanan yang mampu menggantikan peran Wallace Costa dengan baik.

"Wallace tidak bisa main karena akumulasi kartu, tetapi Zaenuri bisa menggantikan posisinya dengan baik, jadi sekarang banyak alternatif. Selain itu, empat pemain belakang, Zaenuri, Arif (Satria), Eky (Taufik), dan Birrul (Walidain) juga cukup disiplin dalam mengamankan daerahnya masing-masing. Mereka tampil cukup bagus," tutur dia.

Baca juga: Persela Vs Bhayangkara, 2 Gol Arnaud Bawa Laskar Joko Tingkir Menang

Dengan kemenangan yang diraih Persela atas Bhayangkara, hal itu juga memperpanjang rekor Aji Santoso sebagai pelatih saat menghadapi tim yang sama, dengan belum sekalipun tersentuh kekalahan saat menghadapi tim berjuluk The Guardian tersebut.

"Kemarin di konferensi pers sudah saya sampaikan, saya senang Persela diberi kemenangan kali ini sehingga hanya seri dengan mereka saat main di Sidoarjo saja (putaran pertama)," kata dia.

Aji Santoso sendiri tercatat sukses memimpin tim asuhannya belum pernah kalah atas Bhayangkara FC. Tidak hanya saat melatih Persela, tetapi juga saat masih menjadi arsitek tim Arema FC pada musim lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X