Lionel Messi Pernah Menangis Seperti Anak Kehilangan Ibu pada 2016 - Kompas.com

Lionel Messi Pernah Menangis Seperti Anak Kehilangan Ibu pada 2016

Kompas.com - 15/09/2018, 17:01 WIB
Ekspresi kesedihan Lionel Messi seusai Argentina dikalahkan Perancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018, di Kazan Arena, 30 Juni 2018.AFP PHOTO/SAEED KHAN Ekspresi kesedihan Lionel Messi seusai Argentina dikalahkan Perancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018, di Kazan Arena, 30 Juni 2018.

KOMPAS.com - Mantan pelatih fitnes Argentina dan Barcelona, Elvio Paolorosso, mengungkapkan Lionel Messi pernah merasa hancur dan berada di titik terendah kariernya pada 2016.

Kejadian tersebut terjadi seusai Argentina kalah dari Chile pada final Copa Amerika Centenario. Saat itu, Argentina kalah 2-4 di babak adu penalti.

"Kondisi ruang ganti Argentina setelah laga itu sangat menyedihkan, tetapi ada yang lebih buruk dari itu. Sekitar jam dua pagi, saya pergi ke ruang penyimpanan dan menemukan Messi sendirian di sana" kata Elvio dikutip dari situs web GOAL, Sabtu (15/9/2018).

"Dia (Messi) dalam keadaan menangis seperti anak kecil kehilangan seorang ibu. Dia sangat putus asa dan tidak ada yang bisa menghiburnya. Saya memeluknya dan kami bersedih bersama," ucap Elvio menambahkan.

Baca juga: Komentar Paulo Dybala soal Berduet dengan Ronaldo dan Messi

Setelah laga final itu, Messi memang memutuskan pensiun dari Timnas Argentina. Pemain berjuluk La Pulga ini beralasan Argentina seperti bukan untuk dirinya.

Keputusan Messi saat itu memang sangat mengejutkan namun juga dapat dimaklumi jika melihat perjalanan yang dilalui sebelumnya.

Final Copa Amerika 2016 menjadi kegagalan ketiga Messi dan Argentina secara beruntun sejak 2014.

Sebelumnya, pada Piala Dunia 2014, Argentina kalah di partai final dari Timnas Jerman dengan skor 0-1.

Kekalahan ini, begitu menyakitkan karena Argentina kebobolan di babak perpanjangan waktu.

Baca juga: Jika Bukan Lionel Messi, Hanya Luka Modric yang Pantas Jadi Pemain Terbaik

Satu tahun berselang, Argentina kembali menelan kekalahan pada final Copa Amerika 2015. Argentina takluk 1-4 di babak adu penalti dari tuan rumah Chile.

Selama kariernya, Messi sudah meraih semua gelar individu dan trofi di level klub. Namun, Messi selalu gagal mengukir prestasi sama saat berseragam Argentina di level senior.

Messi hanya bisa memberi medali emas Olimpiade Beijing 2008 saat membela Timnas U-23 Argentina dan Piala Dunia U-20 2005.



Close Ads X