Sadio Mane Sempat Tidak Direstui Menjadi Pesepak Bola

Kompas.com - 13/09/2018, 16:31 WIB
Dilansir dari situs web resmi Liverpool FC, Jumat (20/9/2018), Sadio Mane akan memakai nomor kostum 10 untuk musim 2018-2019. TWITTER.com/LFCDilansir dari situs web resmi Liverpool FC, Jumat (20/9/2018), Sadio Mane akan memakai nomor kostum 10 untuk musim 2018-2019.

KOMPAS.com - Penyerang Liverpool, Sadio Mane, ternyata sempat tidak direstui orang tua untuk menjadi pesepak bola profesional. Mane diharapkan menjadi guru.

Ada alasan khusus mengapa orang tua Mane tidak setuju. Belum ada pesepak bola sukses yang lahir di tanah kelahiran Mane.

"Saya lahir di sebuah desa di mana belum pernah ada pemain sepak bola yang berhasil di kejuaraan besar," kata Mane dikutip BolaSport.com dari Goal.

Orang tua Mane menganggap ia membuang-buang waktu dengan berlatih sepak bola.

Baca juga: Sadio Mane Menolak Man United karena Juergen Klopp

Meski demikian, Mane tetap berusaha meyakinkan kedua orang tuanya bahwa ia memiliki bakat dan bisa mewujudkan cita-cita menjadi pesepak bola profesional.

"Saya selalu berkata, 'Ini adalah satu-satunya pekerjaan yang akan memungkinkan saya untuk membantu kalian', dan saya pikir saya memiliki kesempatan untuk menjadi pemain sepak bola," ucap Mane melanjutkan ceritanya.

"Mereka tidak yakin tentang hal itu karena saya jauh dari ibu kota dan hampir tidak ada orang dari sana yang berhasil. Jadi mereka menentang ide itu dan mereka tidak pernah percaya, sampai pada hari ketika saya menandatangani kontrak profesional pertama saya," imbuhnya.

Mane bergabung dengan klub Perancis, Metz, pada tahun 2011. Ia juga sempat pindah ke Red Bull Salzburg dan Southampton, sebelum akhirnya bergabung dengan Livepool.

Baca juga: Sadio Mane Bantah Bernegosiasi dengan Real Madrid

Sejak Mane menandatangani kontrak pertamanya sebagai pesepak bola profesional, orang tuanya menyadari bahwa sang anak berhasil mewujudkan mimpinya.

"Bagi mereka, itu tidak mungkin. Mereka tidak salah karena itu benar-benar tidak mudah, tetapi saya ingin mewujudkan impian menjadi pemain bola," lanjutnya.

"Saya memberikan segalanya. Itu sampai pada titik di mana mereka tidak punya pilihan, jadi mereka mulai membantuku dan itu berhasil. Hari ini, mereka semua bangga," tegas pemain asal Senegal itu. (Aziz Gancar Widyamukti)

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X