Marcus/Kevin Menang, Perang Saudara Tak Terhindarkan - Kompas.com

Marcus/Kevin Menang, Perang Saudara Tak Terhindarkan

Kompas.com - 12/09/2018, 16:19 WIB
Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon - Kevin Sanjaya Sukamuljo bertanding melawan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian - Muhammad Rian Ardianto pada pertandingan final Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Mereka berhasil menyabet medali emas.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon - Kevin Sanjaya Sukamuljo bertanding melawan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian - Muhammad Rian Ardianto pada pertandingan final Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Mereka berhasil menyabet medali emas.

KOMPAS.com — Perang saudara tak terhindarkan pada babak kedua turnamen Japan Open 2018. Ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, akan beradu kekuatan dengan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso untuk memperebutkan tiket ke babak perempat final.

Pertemuan ini terjadi setelah Marcus/Kevin menang atas pasangan Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov, pada duel babak pertama di Musashino Forest Sport Plaza di Tokyo, Jepang, Rabu (12/9/2018). Dalam pertarungan berdurasi 32 menit ini, peraih medali emas Asian Games 2018 ini menang straight game dengan skor identik, 21-15, 21-15.

Baca Juga: Gara-gara Hal Ini, Amir Khan Pede Bisa Kalahkan Manny Pacquiao)

Dengan demikian, secara keseluruhan Indonesia meloloskan lima ganda putra ke babak kedua. Hanya Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama yang terhenti karena kalah dua gim 13-21, 11-21 dari unggulan kedelapan asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Bahkan, satu tiket perempat final sudah pasti berada di genggaman Indonesia. Pasalnya, pemenang perang saudara akan lolos ke babak delapan besar untuk bertemu Jelle Maas/Robin Tabeling (Belanda) atau pemenang duel Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark) dengan Mark Lamsfuss/Marvin Emil Seidel (Jerman).

Tiga pasangan yang lain adalah Berry Angriawan/Hardianto, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Pada babak kedua, Berry/Hardianto, yang menang 21-14, 21-18 atas Mohamad Arif Ab Latif Arif/Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn (Malaysia), akan melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Jepang ini lolos ke babak kedua setelah mengalahkan unggulan keempat dari China, Liu Cheng/Zhang Nan, dengan straight game 21-14, 21-18.

Fajar/Rian, peraih medali perak Asian Games 2018, akan melawan pasangan Taiwan peraih medali perunggu Asian Games 2018, Lee Jhe-Huei/Lee Yang. Lee/Lee lolos setelah menang 21-19, 21-16 atas pasangan Denmark unggulan keenam, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding.

Sementara itu, Ahsan/Hendra akan menantang unggulan kedua dari China, Li Junhui/Liu Yuchen. Li/Liu menang 21-15, 21-16 atas Chung Eui Seok/Kim Dukyoung (Korea Selatan).

"Lawannya berat, melawan juara dunia. Pastinya, kami akan istirahat yang banyak malam ini supaya besok kami lebih siap, lebih bisa menikmati permainan dan mengeluarkan semua kemampuan kami," ujar Ahsan dikutip dari Badmintonindonesia.org, usai menang atas Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang).


Komentar
Close Ads X