Nasib Berbeda Dua Ganda Putra Indonesia - Kompas.com

Nasib Berbeda Dua Ganda Putra Indonesia

Kompas.com - 12/09/2018, 10:11 WIB
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto (kanan) mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis ganda putra Cina Zhang Nan dan Liu Cheng, pada pertandingan final beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018). - INASGOC ANTARA FOTO/NAFIELAH MAHMUDAH Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto (kanan) mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis ganda putra Cina Zhang Nan dan Liu Cheng, pada pertandingan final beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018). - INASGOC

KOMPAS.com — Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, melangkah ke babak kedua turnamen Japan Open 2018. Peraih medali perak Asian Games 2018 ini menyingkirkan wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Dalam pertandingan babak pertama di Musashino Forest Sport Plaza di Tokyo, Jepang, Rabu (12/9/2018), Fajar/Rian menang straight game 21-17, 21-18. Selanjutnya, mereka bertemu Lee Jhe-Huei/Lee Yang (Taiwan), yang menang 21-19, 21-16 atas pasangan raksasa Denmark yang merupakan unggulan keenam, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding.

Ini akan menjadi pertemuan ketiga bagi Fajar/Rian, peringkat kedelapan dunia, dengan Lee/Lee. Dalam dua pertemuan sebelumnya, mereka berbagi kemenangan 1-1. Fajar/Rian menang dalam Thailand Open 2016 sebelum dibalas pasangan Taiwan peringkat ke-12 dunia tersebut pada French Open 2017.

Sayang, langkah Fajar/Rian tak diikuti pasangan senior, Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama. Mereka menyerah dua gim langsung 13-21, 11-21 dari unggulan kedelapan asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Secara keseluruhan, Indonesia mengirim enam wakil ganda putra untuk mengikuti turnamen ini. Selain Fajar/Rian dan Ricky/Angga, ada unggulan utama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, Berry Angriawan/Hardiaton, dan mantan pasangan nomor satu dunia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.


Komentar
Close Ads X