5 Fakta Laga Spanyol Vs Kroasia, Derita pada Partai Ke-100 Rakitic

Kompas.com - 12/09/2018, 05:26 WIB
Ivan Rakitic mendapat apresiasi dari Asosiasi Sepak Bola Kroasia saat hendak menjalani partai ke-100 bersama timnas, jelang laga versus Spanyol di Elche, 11 September 2018. AFP/JOSE JORDANIvan Rakitic mendapat apresiasi dari Asosiasi Sepak Bola Kroasia saat hendak menjalani partai ke-100 bersama timnas, jelang laga versus Spanyol di Elche, 11 September 2018.

ELCHE, KOMPAS.com - Sejumlah fakta menarik tersaji pada pertandingan Spanyol vs Kroasia di Stadion Martinez Valero, Selasa (11/9/2018) atau Rabu dini hari WIB. Salah satunya adalah pencapaian Ivan Rakitic yang sudah 100 kali membela negaranya. 

Kendati demikian, partai ke-100 Rakitic itu tak berjalan sesuai harapan. Timnas Kroasia kalah telak 0-6 dari Timnas Spanyol pada pertandingan Grup 4 Liga A, kasta teratas UEFA Nations League

Sejumlah pemain Spanyol bergantian menjebol gawang finalis Piala Dunia 2018 itu. Mereka adalah Saul Niguez (menit ke-24), Marco Asensio (33'), bunuh diri Lovre Kalinic (35'), Rodrigo Moreno (49'), Sergio Ramos (57'), dan Isco (70').

Baca review selengkapnya: Finalis Piala Dunia 2018 Hancur Lebur oleh Spanyol

Bagi Timnas Kroasia, defisit enam gol itu merupakan rekor kekalahan terburuk sepanjang sejarah. Sebaliknya, Spanyol meneruskan tren dengan selalu bisa mencetak enam gol ke gawang finalis Piala Dunia. 

Berikut adalah 5 fakta menarik laga Spanyol vs Kroasia seperti dikutip dari Opta dan Gracenotelive

2 - Saul Niguez sudah mencetak dua gol dari tiga penampilan sebagai starter bersama Timnas Spanyol. Dua gol itu tercipta pada era kepelatihan Luis Enrique. Tiga hari sebelumnya, dia mencetak gol pertamanya bagi timnas saat menang atas Inggris pada UEFA Nations League. 

3 - Marco Asensio menjadi pemain kedua yang bisa mencatat tiga assist bagi Timnas Spanyol dalam satu pertandingan.  Dia mengikuti jejak Nolito pada laga vs Liechtenstein tahun 2006. Namun, catatan assist Asensio bisa dikatakan lebih hebat karena menghadapi finalis Piala Dunia plus dia pun mencetak gol. 

6 - Kemasukan enam gol merupakan rekor terburuk bagi Timnas Kroasia. Mereka sebelumnya maksimal hanya kemasukan lima kali, yakni saat kalah 1-5 dari Jerman pada 1941 dan 1942 serta dari Inggris pada 2009. 

38 - Spanyol tidak terkalahkan dalam 38 pertandingan resmi di kandang sendiri. Mereka mencatat 34 kemenangan dan empat hasil imbang. Kekalahan terakhir terjadi saat takluk 0-1 dari Yunani pada kualifikasi Piala Eropa, 7 Juni 2003. 

100 - Ivan Rakitic menjalani penampilan ke-100 bersama Timnas Kroasia pada laga versus Spanyol. Dia menjadi pemain ke-8 yang bisa menembus 100 penampilan di Kroasia. Untuk kategori pemain aktif, sang wakil kapten hanya kalah dari kapten Kroasia, Luka Modric (115). 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X