Kompas.com - 11/09/2018, 09:23 WIB
Roberto Mancini tampak memberi instruksi dari tepi lapangan pada laga Portugal vs Italia dalam lanjutan UEFA Nations League di Estadio da Luz, 10 September 2018. AFP/FRANCISCO LEONGRoberto Mancini tampak memberi instruksi dari tepi lapangan pada laga Portugal vs Italia dalam lanjutan UEFA Nations League di Estadio da Luz, 10 September 2018.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, mengaku tidak khawatir dengan rentetan hasil buruk yang dialami anak asuhnya baru-baru ini.

Dalam empat pertandingan terakhir, Italia gagal meraih kemenangan. Azzurri dua kali kalah dan dua kali imbang.

Menurut catatan Gracenote yang dilansir BolaSport.com, ini adalah catatan terburuk Italia dalam 35 tahun terakhir.

Terbaru, Italia takluk 0-1 dari timnas Portugal pada ajang UEFA Nations League, Senin (10/9/2018) atau Selasa dinihari WIB.

Baca juga: Timnas Italia Alergi Cetak 2 Gol dalam 1 Laga

Melihat hasil ini, Mancini berkilah bahwa dirinya memang sedang bereksperimen untuk mencari formula terbaik bagi skuad Italia.

"Kami tahu ada masalah di skuad ini, karena kalau tidak pasti Italia lolos ke Piala Dunia 2018. Ada pemain debutan pada laga ini dan mereka sudah melakukan hal yang positif," tutur Mancini, dilansir BolaSport.com dari Football Italia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tak suka kalah, tapi kami juga harus mengambil risiko agar pemain mendapat pengalaman. Jika tidak, akan membutuhkan waktu lama bagi para pemain untuk bisa nyetel dengan tim," kata Mancini menambahkan.

Setelah kalah dari Portugal, Italia kini berada di posisi buncit klasemen sementara Grup A3 UEFA Nations League. Italia baru mengoleksi satu poin dari dua laga.

Andai tetap berada di bawah Portugal dan Polandia hingga akhir babak grup, Italia dipastikan akan terdegradasi ke Liga B untuk edisi selanjutnya.

Baca juga: Kontroversi yang Tak Perlu soal Ban Kapten Liga Italia

Mengenai ancaman degradasi ini, pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, tak begitu ambil pusing.

"Kami tak ingin terdegradasi, tentu saja kami ingin jadi pemuncak klasemen dan Anda tak pernah tahu apa yang bisa terjadi di sepak bola," tutur Mancini.

"Kami akan melihat situasi, akan tetapi tujuan utama adalah membentuk skuad untuk Piala Eropa 2020," kata Mancini melanjutkan.

Tiga laga berikutnya, Italia akan melakoni laga persahabatan kontra Ukraina (10/101/2018), dua laga UEFA Nations League lawan Polandia (14/10/2018) serta Portugal (17/11/2018). (Thoriq Az Zuhri Yunus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.