Kompas.com - 09/09/2018, 07:14 WIB
Luis Enrique menjalani debut sebagai pelatih timnas pada laga Inggris vs Spanyol di Stadion Wembley, 8 September 2018. AFP/ADRIAN DENNISLuis Enrique menjalani debut sebagai pelatih timnas pada laga Inggris vs Spanyol di Stadion Wembley, 8 September 2018.

LONDON, KOMPAS.com -Pelatih Luis Enrique mencatat rekor personal saat Timnas Spanyol mengalahkan Timnas Inggris 2-1 di Stadion Wembley pada pertandingan UEFA Nations League, Minggu (9/9/2018) dini hari WIB.

Kemenangan ini membuat Enrique melanjutkan tradisi tidak pernah kalah para pelatih Spanyol pada laga debut sejak tahun 1998.

Luis Enrique mengaku bahagia bisa menang di laga debutnya terlebih diraih di Stadion Wembley.

"Saya pikir ini bagus untuk semua. Ini adalah cara terbaik untuk memulai, menang atas Inggris di Wembley," kata Enrique seperti dikutip dari situs web Goal.

Baca juga: Inggris Kalah, Luke Shaw Alami Benturan Keras di Kepala

"Sepak bola adalah tentang masa depan dan hasil ini sudah menjadi masa lalu. Kami akan mulai berpikir lawan Kroasia. Secara keseluruhan, ini kemenangan yang bagus," ucap Enrique.

Dikutip BolaSport.com dari Marca, terakhir kali pelatih Spanyol merasakan kekalahan dalam laga debut adalah pada tahun 1988. Saat itu, skuad besutan Luis Suarez Miramontes dikalahkan Yugoslavia 1-2 dalam partai uji coba.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, semua pelatih La Furia Roja - julukan Timnas Spanyol - selalu menuai minimal hasil imbang dalam debut.

Baca juga: Hasil Lengkap UEFA Nations League - Banjir 23 Gol dalam 7 Partai

Rekor hebat tersebut dimulai dari era Vicente Meira (1991), Javier Clemente (1992), Jose Camacho (1998), Inaki Saez (2002), Luis Aragones (2004), Vicente Del Bosque (2008), Julen Lopetegui (2016), dan teranyar Hierro (2018).

Khusus bagi Fernando Hierro, partai pertamanya berujung skor imbang 3-3 dengan Portugal pada duel fase grup Piala Dunia 2018.

Total, pelatih timnas Spanyol mencatatkan rapor sangat impresif sepanjang sejarah debut mereka, yakni 33 kemenangan, 9 imbang, dan cuma 10 kali kalah sejak 1920. (Beri Bagja)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X