Olahraga Menjadi Pendorong Pembangunan Lintas Sektor - Kompas.com

Olahraga Menjadi Pendorong Pembangunan Lintas Sektor

Kompas.com - 07/09/2018, 21:59 WIB
Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta


TERNATE, Kompas.com - Tahun 2018 merupakan tahun olahraga bagi bangsa yang besar ini. Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada 9 September setiap tahunnya, kali ini dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai momentum pendorong pembangunan lintas sektor di Indonesia.

Hal tersebut menyusul kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games ke-18 beberapa waktu lalu yang diiringi sukses prestasi dengan berada di posisi keempat klasemen akhir, sebuah pencapaian dari 50 tahun terakhir mengikuti pesta olahraga negara-negara se-Asia.

"Kami ingin masyarakat selalu tergerak dan mendukung pembangunan disemua lini kehidupan melalui pembudayaan olahraga baik anak-anak muda ataupun lanjut usia," ucap Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta dalam sambutan membuka Gebyar Haornas yang merupakan rangkaian Haornas 2018 di Ternate, Jumat (7/9/2018).

Isnanta menambahkan, keberhasilan Indonesia menggelar Asian Games 2018 serta peringkat kontingen Merah-Putih pada posisi empat Asia menjadi momentum regenerasi atlet-atlet nasional menghadapi kejuaraan-kejuaraan internasional serta semakin mempromosikan kegiatan olahraga demi pembangunan karakter bangsa.

"Pada tataran masyarakat umum, Kami juga telah memecahkan rekor dunia senam poco-poco agar mendorong masyarakat tetap menyukai olahraga selain program Kementerian seperti Gala Desa ataupun Sepeda Nusantara," katanya.

Pria asal Kulon Progo itu juga mengatakan bahwa peringatan Hari Olahraga Nasional ke-35 di wilayah timur Indonesia itu sekaligus menumbuhkan semangat berolahraga di luar pulau Jawa dan menyelaraskan kebijakan Presiden Joko Widodo terkait revolusi mental.

"Peringatan Hari Olahraga Nasional pada tahun ini berlangsung di antara dua kegiatan olahraga besar di Indonesia yaitu Asian Games dan Asian Para Games 2018," katanya.

Selain sukses prestasi dengan meraih peringkat empat Asia, Isnanta mengatakan penyelenggaraan Asian Para Games pada 6-13 Oktober menjadi momentum solidaritas masyarakat terhadap para penyandang disabilitas.

"Melalui Haornas dan jelang Asian Para Games, mari kita menjadi bangsa yang ramah bagi para difabel dan menyediakan akses khusus bagi mereka di tempat-tempat umum," terang Isnanta.

Peringatan Hari Olahraga Nasional 2018 di Ternate pada 7-9 September juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti Pameran Nasional Peringatan Haornas, Gala Desa, Sepeda Nusantara, dan Pawai Obor Asian Para Games 2018, sedangkan puncak perayaan berlangsung di Lapangan Kei Raha.




Close Ads X