Kompas.com - 02/09/2018, 10:02 WIB
Alisson Becker melakoni debut bersama Liverpool pada ajang Premier League kontra West Ham United di Stadion Anfield, 12 Agustus 2018. AFP/OLI SCARFFAlisson Becker melakoni debut bersama Liverpool pada ajang Premier League kontra West Ham United di Stadion Anfield, 12 Agustus 2018.
|

KOMPAS.com - Kiper Liverpool, Alisson Becker, mengatakan, dia akan belajar dari kesalahannya setelah melakukan blunder saat The Reds menang 2-1 atas Leicester City pada lanjutan laga Liga Inggris di King Power Stadium, Sabtu (1/9/2018).

Ketika Liverpool sudah memimpin dua gol lewat Sadio Mane pada menit ke-10 dan Roberto Firmino (45'), pada babak kedua, Leicester memperkecil ketertinggalan via Rachid Ghezzal (63') karena blunder Alisson.

Menerima umpan dari bek Virgil van Dijk, yang memang tak sempurna, kiper asal Brasil itu terlalu lama menguasai dan gagal menggocek bola untuk menghindari sergapan Kelechi Iheanacho yang berujung gol Rachid Ghezzal.

Terkait blundernya itu, Alisson mengaku akan belajar dari kesalahannya tersebut.

Baca juga: Kalahkan Leicester, Liverpool Samai Pencapaian Era Kenny Dalglish

"Itu salah perhitungan. Saya salah membaca permainan. Saya memang tidak mendapatkan umpan yang bagus dan sudah kami bahas di ruang ganti. Saya sudah bicara dengan Virgil. Itu bukan umpan yang bagus, tetapi saya seharusnya memang tinggal membuangnya saja sejauh mungkin," kata Alisson dikutip dari situs resmi Liverpool.

"Saya sebenarnya hanya ingin tetap menjaga permainan dan penguasaan bola saja. Sekarang kami semua akan coba menganalisis hal ini. Saya tidak bodoh dan tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Kami akan belajar dari kesalahan ini," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini memang bagian dari tugas saya, tetapi saya tidak akan arogan serta melakukan hal seperti ini lagi. Kami akan belajar dari kesalahan kami ini," katanya.

Baca juga: Hasil Pekan Ke-4 Liga Inggris, Liverpool, Chelsea, dan Man City Menang

Mantan kiper AS Roma itu pun sadar bahwa apa yang dilakukannya bisa berakibat pada keadaan dan permainan tim.

"Saya marah karena saya membuat kesalahan yang menempatkan tim ini pada situasi yang sulit," ucap Alisson.

"Ketika satu orang membuat kesalahan, itu akan berakibat kepada semuanya dan semua akan berjuang bersama. Kami harus memperbaikinya, tetapi tetaplah hasil akhir adalah hal terpenting saat ini," ujarnya.

Beruntung, Liverpool masih bisa menjaga keunggulan sehingga menang 2-1. Hasil itu membuat pasukan Juergen Klopp tersebut tetap berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Piala Thomas yang Pulang ke Indonesia, Tinggi 71 Cm dan Tertulis Inskripsi IBF

Fakta Piala Thomas yang Pulang ke Indonesia, Tinggi 71 Cm dan Tertulis Inskripsi IBF

Badminton
Top Skor Liga Inggris - Mo Salah Teratas, CR7 Melempem Lagi

Top Skor Liga Inggris - Mo Salah Teratas, CR7 Melempem Lagi

Liga Inggris
Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Sports
Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Sports
Profil Renshi Yamaguchi, 'Si Tukang Jagal' Asal Jepang

Profil Renshi Yamaguchi, "Si Tukang Jagal" Asal Jepang

Sports
Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Liga Indonesia
Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Juara Piala Thomas 2020, Menpora Minta Maaf

Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Juara Piala Thomas 2020, Menpora Minta Maaf

Badminton
Permintaan Maaf dan Penjelasan LADI kepada Seluruh Rakyat Indonesia

Permintaan Maaf dan Penjelasan LADI kepada Seluruh Rakyat Indonesia

Badminton
Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, LADI Diminta Selesaikan Tanggung Jawab dengan WADA

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, LADI Diminta Selesaikan Tanggung Jawab dengan WADA

Badminton
Catatan Skor Indonesia Saat Juara Piala Thomas, Akrab dengan Kemenangan Telak

Catatan Skor Indonesia Saat Juara Piala Thomas, Akrab dengan Kemenangan Telak

Sports
Jadwal Liga 2 2021-2022

Jadwal Liga 2 2021-2022

Sports
Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Badminton
Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Liga Indonesia
Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Sports
Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Liga Lain
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.