Kompas.com - 14/08/2018, 22:32 WIB

KOMPAS.com - Manajer Teknis Honda Racing Corporation (HRC), Takeo Yokoyama, memberi jaminan akan membuat Jorge Lorenzo menjadi kandidat kuat juara dunia MotoGP 2019.

Takeo Yokoyama pun menegaskan bahwa Honda bakal memberikan motor yang sesuai dengan keinginan Lorenzo.

"Kami akan dapat menyesuaikan motor kami dengan keinginan Jorge Lorenzo. Lorenzo adalah juara dunia dan ketika kami tahu dia tersedia, kami mengambil kesempatan untuk merekrutnya," kata Yokoyama dikutip BolaSport.com dari GPOne.

"Dia akan berada di tim yang bagus, punya motor yang bagus dan bisa bertarung memperebutkan gelar," lanjut Yokoyama.

Baca juga: Bos Ducati Terkesan dengan Penampilan Jorge Lorenzo di Red Bull Ring

Lorenzo terakhir kali menjadi juara dunia pada 2015 bersama Movistar Yamaha. Setelah itu prestasi Lorenzo terus menurun, apalagi setelah memutuskan pindah ke Ducati pada musim lalu.

Di Ducati, Lorenzo butuh waktu satu tahun lebih sebelum bisa meraih kemenangan perdana.

Dari fakta ini kemudian muncul pertanyaan apakah Lorenzo bisa beradaptasi dengan Honda RC213V, mengingat Desmosedici milik Ducati dianggap lebih bersahabat.

Yokoyama menjelaskan bahwa nyaman atau tidaknya Lorenzo dengan RC213V belum bisa diketahui saat ini.

"Saya tahu bahwa mesin kami bisa beradaptasi dengan siapa pun. Lorenzo adalah seorang juara dunia dan dia akan menunjukkan kepada kami arah yang tepat untuk diambil," ujar Yokoyama.

Baca juga: Alami Krisis, Valentino Rossi Sebut Yamaha Tak Perlu Rombak Struktur Tim

"Jika anda hanya melihat klasemen, tampaknya hanya Marquez yang bisa menang dengan motor kami. Tetapi itu bukan kenyataannya. Dani Pedrosa sangat cepat selama tes musim dingin dan Cal Crutchlow juga membuktikan dia bisa cepat karena motor kami sangat kompetitif," tutur Yokoyama melanjutkan.

Dalam waktu dekat, Lorenzo akan segera menjajal Honda RC213V setelah seri penutup MotoGP Valencia. Beruntung bagi Lorenzo karena Ducati memberinya izin.

Tes MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol bakal digelar pada 20-21 November 2018. Tes akhir tahun akan dilanjutkan di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada pekan berikutnya, 28-29 November 2018. (Samsul Ngarifin)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BolaSport


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Kerusuhan Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Liga Indonesia
Arema FC dan 12 Orang Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

Arema FC dan 12 Orang Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Liga Indonesia
46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

Internasional
Tragedi Kanjuruhan Jadi Momentum Damai Suporter, Hentikan Kebencian

Tragedi Kanjuruhan Jadi Momentum Damai Suporter, Hentikan Kebencian

Liga Indonesia
Sepakat Damai Suporter Persis-PSIM hingga Persija-Persib di Mandala Krida

Sepakat Damai Suporter Persis-PSIM hingga Persija-Persib di Mandala Krida

Sports
Inter Vs Barcelona: Menang atas Barca Itu Baru Permulaan

Inter Vs Barcelona: Menang atas Barca Itu Baru Permulaan

Sports
Update Tragedi Kanjuruhan: Alasan Pintu Tertutup, Sanksi Arema, hingga Hasil Rapat TGIPF

Update Tragedi Kanjuruhan: Alasan Pintu Tertutup, Sanksi Arema, hingga Hasil Rapat TGIPF

Liga Indonesia
Masa Depan Lionel Messi: Barca Ambil Ancang-ancang, PSG Siap Mengadang

Masa Depan Lionel Messi: Barca Ambil Ancang-ancang, PSG Siap Mengadang

Liga Spanyol
Kesalnya Xavi Usai Barcelona Dibungkam Inter Milan: Ini Tidak Adil...

Kesalnya Xavi Usai Barcelona Dibungkam Inter Milan: Ini Tidak Adil...

Liga Champions
Jadwal Liga Champions: Chelsea Vs Milan, Madrid Vs Shakhtar

Jadwal Liga Champions: Chelsea Vs Milan, Madrid Vs Shakhtar

Liga Champions
Duka Fans Bayern untuk Kanjuruhan: 100 Orang Lebih Tewas, Singgung Polisi

Duka Fans Bayern untuk Kanjuruhan: 100 Orang Lebih Tewas, Singgung Polisi

Sports
Timnas U17 Indonesia Vs UEA, Ujian Mental Garuda Asia

Timnas U17 Indonesia Vs UEA, Ujian Mental Garuda Asia

Liga Indonesia
Inter Vs Barcelona, Malam yang Indah bagi Nerazzurri buat Putuskan Dominasi Barca

Inter Vs Barcelona, Malam yang Indah bagi Nerazzurri buat Putuskan Dominasi Barca

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.