Luis Milla dan Asistennya Digaji Rp 2 Miliar Per Bulan - Kompas.com

Luis Milla dan Asistennya Digaji Rp 2 Miliar Per Bulan

Kompas.com - 12/08/2018, 17:45 WIB
Pelatih timnas U-23 Indonesia, Luis Milla, memberikan instruksi pada laga PSSI Anniversary Cup 2018 kontra timnas u-23 Korea Utara di Stadion Pakansari, Bogor, pada 30 April 2018.
MUHAMMAD BAGAS/BOLASPORT.COM Pelatih timnas U-23 Indonesia, Luis Milla, memberikan instruksi pada laga PSSI Anniversary Cup 2018 kontra timnas u-23 Korea Utara di Stadion Pakansari, Bogor, pada 30 April 2018.

KOMPAS.com — Mantan bek timnas Indonesia, Yeyen Tumena, mengungkapkan bahwa nilai kontrak yang diterima Luis Milla dan dua asistennya untuk menangani timnas Indonesia adalah Rp 2 miliar per bulan.

Luis Milla beserta Miguel Gandia dan Eduardo Perez didatangkan PSSI pada tahun 2016. Ketiganya mendapatkan kontrak selama dua tahun atau sampai Asian Games 2018.

"Saya melihat sendiri harga Luis Milla itu sekitaran Rp 2 miliar per bulan," kata Yeyen dikutip dari BolaSport.com.

Menjelang Asian Games 2018, timnas U-23 Indonesia dikejutkan dengan keputusan mundurnya Eduardo Perez dari jajaran pelatih.

Baca juga: Andalkan Satu Striker Murni, Berikut 3 Opsi Formasi Timnas untuk Asian Games 2018

Keputusan itu dilakukan tidak ada kejelasan tambahan durasi kontrak dari PSSI sehingga Eduardo menerima tawaran dari klub Qatar, Al Sadd.

"Sekarang PSSI punya masalah untuk membayar gaji Luis Milla dan kawan-kawannya, itu yang akhirnya membuat Eduardo pergi karena permasalahan finansial dan segala macam," ucap pria yang saat ini menjabat sebagai direktur teknik Bhayangkara FC tersebut.

Lebih lanjut Yeyen mengatakan PSSI sepertinya tidak sanggup lagi membayar nilai kontrak Luis Milla seperti sekarang. Sampai saat ini memang belum ada kejelasan apakah PSSI akan memperpanjang kontrak Luis Milla atau tidak.

"Ini bukan kesalahan Luis Milla dan PSSI juga tidak salah. Mungkin pas Pak Edy Rahmayadi terpilih, dia mau mencari hal-hal positif untuk timnas Indonesia. Sekarang dikontrak Luis Milla hanya sampai Asian Games 2018, kita lihat saja keberhasilannya seperti apa," kata Yeyen.

Beredar kabar Luis Milla akan diberhentikan setelah gelaran Asian Games 2018. Bahkan, PSSI diperkirakan sudah menyiapkan sosok pelatih anyar untuk menangani Indonesia pada Piala AFF 2018 November mendatang.

Baca juga: 6 Jebolan Timnas U-19 Era Kejayaan Bakal Jadi Tulang Punggung Skuat Asian Games 2018

"Saya pikir itu efek dari memilih Luis Milla. Kalau memang PSSI tidak sanggup, kenapa beli yang mahal," kata Yeyen.

Di bawah asuhan Luis Milla, timnas Indonesia belum mendapatkan raihan gelar juara. Timnas U-23 Indonesia yang diasuh Luis Milla gagal melaju ke Piala Asia U-23 2018 dan hanya meraih peringkat ketiga SEA Games 2017.

Pada Asian Games 2018 ini, Luis Milla diberi target untuk bisa membawa Indonesia melaju hingga babak semifinal. (Mochamad Hary Prasetya)


Komentar
Close Ads X